Makam Korban Penganiayaan Polisi Wonogiri Dibongkar

Pythag Kurniati    •    20 Oktober 2015 20:20 WIB
penganiayaan
Makam Korban Penganiayaan Polisi Wonogiri Dibongkar
Ilustrasi tempat kejadian perkara, Metrotvnews.com

Metrotvnews.com, Boyolali: Makam korban penganiayaan di Boyolali, Jawa Tengah (Jateng), dibongkar kembali. Tindakan itu dilakukan untuk mengautopsi jenazah terkait kasus penganiayaan dengan seorang polisi sebagai tersangkanya.

Tim dari Polda Jateng dan Polres Boyolali melakukan pembongkaran makam Edi Susanto di wilayah Jetis. Pembongkaran dilakukan atas permintaan Kejaksaan Negeri Boyolali.

Setelah itu, jenazah dibawa ke Biddokkes Polda Jawa Tengah. Proses autopsi memakan waktu kurang lebih satu jam.

"Kita telah pastikan apakah penyebab kematiannya karena luka bakar atau karena ada luka lainnya. Itu untuk menentukan hukuman apa dan pasal apa sesuai dengan penyebab kematian korban," kata Kapolres Boyolali AKBP Budi Sartono, Selasa (20/10/2015).

Proses autopsi menemukan permukaan kulit terbakar. Tak hanya itu, beberapa organ seperti jantung, limpa, dan hati ikut terbakar.

Edi Susanto meninggal di Rumah Sakit Yarsis dengan luka bakar 85 persen pada 4 Oktober 2015. Ia tewas setelah dianiaya dan dibakar anggota Polres Wonogiri Bripda Taufik Ismail. 

Kasus itu bermula lantaran Taufik menuding Edi mencuri di rumah orangtuanya di Boyolali. Taufik dan enam temannya lalu menganiaya korban pada 11 September 2015 hingga akhirnya Edi meninggal dengan luka bakar di tubuhnya.

Taufik dan enam temannya diciduk setelah kejadian. Mereka kini tengah menjalani proses hukum.


(RRN)

Hadapi Barcelona, Chelsea Harus Tampil 120%
Jelang Chelsea vs Barcelona

Hadapi Barcelona, Chelsea Harus Tampil 120%

7 hours Ago

Pelatih Chelsea Antonio Conte tidak memungkiri bahwa laga melawan Barcelona akan jadi laga yang…

BERITA LAINNYA
Video /