BPJS Gandeng Syailendra & Orascom Bangun Rumah MBR 200 Ha

Dian Ihsan Siregar    •    21 Oktober 2015 14:06 WIB
bpjs ketenagakerjaan
BPJS Gandeng Syailendra & Orascom Bangun Rumah MBR 200 Ha
Dirut BPJS Ketenagakerjaan Elvyn G Masassya (dua dari kanan), Chairman Orascom Housing Communities Samihh Sawiris, Presiden Direktur Syailendra Capital mewakili Syailendra Group Jos Parengkuan saat MoU pembangunan MBR. (FOTO: MTVN/Dian Ihsan Siregar)

Metrotvnews.com, Jakarta: BPJS Ketenagakerjaan bersama dengan mitra strategis yakni Syailendra Capital dan Orascom Housing Communities bekerja sama dalam membangun kota terpadu. Pembangunan tersebut dinilai berkualitas dan terjangkau bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) pada lahan seluas 200 hektare (ha) di Jawa Barat (Jabar).

Penandatanganan memorandum of understanding (MoU) tersebut dilakukan oleh BPJS Ketenagakerjaan Elvyn G Masassya, Chairman Orascom Housing Communities Samihh Sawiris, Presiden Direktur Syailendra Capital mewakili Syailendra Group Jos Parengkuan, di Graha CIMB Niaga, Jakarta, Rabu (21/10/2015).

"Kami menyadari banyaknya jumlah backlog perumahan di Indonesia termasuk untuk para anggota BPJS Ketenagakerjaan dan kami telah secara aktif mencari solusi untuk membantu mempercepat realisasi program sejuta rumah yang dicanangkan pemerintah," jelas Elvyn.

Menurut dia, sudah banyak pengembang yang membangun perumahan terjangkau, tapi belum ada yang‎ memiliki konsep terintegrasi unik seperti yang ditawarkan dalam proyek ini. Untuk mendukung pelaksanaan proyek lebih lanjut, BPJS Ketenagakerjaan berencana menggandeng sejumlah bank dalam menyediakan kredit pembiayaan rumah bersubsidi.

Jos mengakui, kerja sama ini tidak hanya bertujuan untuk membangun kota terpadu yang terjangkau bagi masyarakat berpenghasilan rendah, tapi juga menyediakan kualitas hidup yang lebih baik dalam suatu kota yang ramah lingkungan dan mandiri yang dilengkapi dengan beragam fasilitas, seperti rumah sakit, fasilitas olahraga, tempat ibadah, water treatment, pengolahan sampah, dan sarana transportasi.

"Merupakan kebanggaan kami untuk dapat kerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan dan Samih Sawiris dalam proyek yang sangat penting ini, yang tidak hanya signifikan berkontribusi terhadap program sejuta rumah pemerintah Indonesia, tapi lebih utama menyediakan kualitas hidup yang lebih baik untuk MBR," papar Jos.

Proyek yang menelan anggaran sebesar USD200 juta-USD250 juta ini membangun hunian bertingkat rendah yang dapat menampung hingga 30 ribu keluarga.

Lanjut dia, Syailendra berencana mengelola partisipasi investor lokal dalam proyek ini melalui struktur Reksa Dana Penyertaan Terbatas (RDPT). Langkah ini menjadi RDPT pertama di Indonesia yang melakukan investasi di proyek perumahan dalam skala sebesar ini.

Samih Sawiris menambahkan, kondisi harga tanah yang terus meningkat akan semakit sulit bagi MBR untuk memiliki rumah. Saat ini sedikitnya 34 juta MBR tercatat ada di Indonesia.

"Saat ini telah banyak kota terpadu di Indonesia, tapi belum ada yang khusus untuk MBR. Melalui proyek ini kami berharap dapat memberi solusi terbaik bagi MBR untuk memiliki kualitas hidup yang lebih baik dengan harga terjangkau, sekaligus mewariskan aset yang Berharga bagi generasi berikutnya. DKI Jakarta juga‎ akan memperoleh manfaat secara tidak langsung dari berkurangnya kepadatan lalu lintas, dan kami berharap proyek akan menciptakan efek multiplier bagi ekonomi secara menyeluruh," tutup Samih.


(AHL)

Hadapi Barcelona, Chelsea Harus Tampil 120%
Jelang Chelsea vs Barcelona

Hadapi Barcelona, Chelsea Harus Tampil 120%

1 hour Ago

Pelatih Chelsea Antonio Conte tidak memungkiri bahwa laga melawan Barcelona akan jadi laga yang…

BERITA LAINNYA
Video /