Aplikasi Qlue

Oktober, 677 Keluhan Warga Masuk Kelurahan Petojo

Damar Iradat    •    21 Oktober 2015 15:13 WIB
pemprov dki
Oktober, 677 Keluhan Warga Masuk Kelurahan Petojo
Aplikasi Qlue.

Metrotvnews.com, Jakarta: Partisipasi warga melaporkan masalah di wilayah semakin banyak. Di Kelurahan Petojo Selatan, Jakarta Selatan, misalnya, selama bulan Oktober ini ada 677 laporan warga yang masuk. Keluhan dikirim warga melalui aplikasi Qlue.
 
"Kalau periode kemarin (Juli-September) ada sekitar 400 laporan yang masuk. Oktober ini ada 677 laporan. Pokoknya, prinsip saya ada laporan masuk, langsung kita tindak lanjuti," kata Lurah Petojo Selatan, Kamal, kepada Metrotvnews.com, Rabu (21/10/2015).
 
Saat ini ada 21 laporan yang masih dalam proses untuk ditindaklanjuti. Laporan belum selesai karena membutuhkan koordinasi dengan instansi terkait. "Sebanyak 21 laporan ini melebar masalahnya, seperti fasilitas TransJakarta yang rusak. Itu kan bukan wewenang kami," kata Kamal.
 
Laporan warga beragam, dari masalah sampah hingga keamanan lingkungan sekitar. "Kalau ditanya laporannya apa aja, pasti saluran banyak sampah, parkir liar, iklan-iklan yang ditempel di tiang listrik yang tak berizin. Fasilitas umum yang membahayakan, seperti trotoar yang berlubang," ujar Kamal.
 
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta meluncurkan aplikasi Qlue Smart City Desember 2014 dengan anggaran Rp3,5 miliar. Birokrat bisa memantau dan langsung menindaklanjuti keluhan masyarakat lewat aplikasi itu. Aplikasi ini menjadi penilaian kinerja lurah dan camat dalam menindaklanjuti keluhan warga.
 
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama menegaskan, semua ketua RT dan RW wajib melaporkan kondisi lingkungannya. Ia memberikan pulsa kepada ketua RT agar dapat melaporkan kondisi wilayah lewat aplikasi Qlue.


(FZN)

Jumpa Barcelona, Hargreaves Kasihan dengan Fan Chelsea
Jelang Chelsea vs Barcelona

Jumpa Barcelona, Hargreaves Kasihan dengan Fan Chelsea

6 hours Ago

Chelsea ditakdirkan bersua Barcelona pada babak 16 besar Liga Champions 2017 -- 2018. Mantan pe…

BERITA LAINNYA
Video /