Penegak Hukum Minta Peraturan Khusus untuk Penjahat Seksual Anak

Meilikhah    •    21 Oktober 2015 16:27 WIB
kekerasan seksual anak
Penegak Hukum Minta Peraturan Khusus untuk Penjahat Seksual Anak
Koalisi Anti-Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak unjuk rasa di Pengadilan Negeri Palu, Sulawesi Tengah, Rabu 18 September 2013. Antara Foto/Mohamad Hamzah

Metrotvnews.com, Jakarta: Kekerasan seksual terhadap anak dan perilaku paedofilia adalah kejahatan luar biasa. Perlu payung hukum yang luar biasa pula untuk memberikan efek jera.

"Saya sendiri katakan bahwa kekerasan seksual itu sudah jadi kejahatan luar biasa dan harus ditangani dengan luar biasa juga," kata Jaksa Agung H.M. Prasetyo, Rabu (21/10/2015).

Menurut Prasetyo, aturan paling cepat untuk memberi efek jera bagi pelaku kekerasan seksual terhadap anak dan paedofilia melalui peraturan pemerintah pengganti undang-undang. "Kalau revisi undang-undang kan lama," ujarnya.

Undang-Undang Perlindungan Anak terbukti tak bikin jera. Pelaku dihukum beberapa tahun penjara kemudian bebas.

Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa mengusulkan hukuman potong saraf libido pelaku kekerasan seksual anak. Menurut Prasetyo, hukuman itu perlu payung hukum khusus yang harus segera diterbitkan pemerintah.

(Klik: Hukuman Potong Saraf Libido bukan Menghabisi `Burung` Pelaku)

Kapolri Jenderal Badrodin Haiti juga mendorong pemerintah segera membuat peraturan khusus pelaku kekerasan seksual terhadap anak dan paedofilia. Badrodin sepakat hukuman kebiri, namun menurutnya, harus ada hukuman tambahan.

"Diharapkan ada sanksi tambahan. Dalam rapat kemarin didiskusikan kemungkinan kebiri untuk paedofilia karena kejahatan yang berulang harus diberikan efek jera," ujar Badrodin.


(TRK)

Hadapi Barcelona, Chelsea Harus Tampil 120%
Jelang Chelsea vs Barcelona

Hadapi Barcelona, Chelsea Harus Tampil 120%

1 day Ago

Pelatih Chelsea Antonio Conte tidak memungkiri bahwa laga melawan Barcelona akan jadi laga yang…

BERITA LAINNYA
Video /