Rupiah Uji Sentimen Dirilisnya Paket Kebijakan Jilid V

Dian Ihsan Siregar    •    22 Oktober 2015 07:42 WIB
kurs rupiah
Rupiah Uji Sentimen Dirilisnya Paket Kebijakan Jilid V
Ilustrasi. FOTO: ANTARA/Yudhi Mahatma

Metrotvnews.com, Jakarta: Pergerakan rupiah terhadap dolar AS (USD) kembali mengalami pelemahan. Pelemahan harga minyak mentah dunia disertai ekspektasi meningkatnya suplai minyak memberikan semangat bagi USD untuk dapat menguat.

"Penguatan itu membuat rupiah pun terkena imbas negatifnya," ucap Kepala Riset NH Korindo Securities Indonesia Reza Priyambada dalam keterangan risetnya yang ‎diterima Metrotvnews.com‎, Kamis‎ (22/10/2015).

Selain itu, pelemahan harga minyak mentah dunia juga menerkam sejumlah harga komoditas sehingga memberikan amunisi bagi USD untuk dapat bergerak menguat. Kondisi ini pun berimbas pada pelemahan sejumlah mata uang lainnya, seperti AUD-USD, USD-CAD, USD-RUB, dan EUR-USD.

Dia sempat memaparkan jika pelemahan laju rupiah masih dimungkinkan, seiring masih berlanjutnya pelemahan pada harga minyak mentah dan sejumlah komoditas. Sehingga dapat memberikan kesempatan bagi USD untuk bergerak naik.

Reza melihat, pelemahan rupiah masih dapat berpotensi kembali terjadi karena masih bertahannya tren penguatan indeks USD-IDR. Namun demikian, rupiah akan menguji sentimen dari dirilisnya paket kebijakan ekonomi jilid V.

Oleh karena itu, investor diminta tetap mewaspadai kondisi riil lapangan dan mencermati sentimen di pasar yang muncul.‎ "Dalam satu hari ini laju rupiah akan berada di level Rp13.712-Rp13.685 per USD (kurs tengah BI)," pungkas Reza.


(AHL)

Ronaldo: Real Madrid Tidak Takut PSG
Liga Champions 2017--2018

Ronaldo: Real Madrid Tidak Takut PSG

2 days Ago

Cristiano Ronaldo menegaskan dia dan rekan setimnya tidak takut jika harus berhadapan dengan Pa…

BERITA LAINNYA
Video /