Rekening Simpanan Pelajar Lampaui Target

Husen Miftahudin    •    22 Oktober 2015 07:53 WIB
ojk
Rekening Simpanan Pelajar Lampaui Target
Ketua Dewan Komisioner OJK, Muliaman D Hadad di Sosialisasi Gerakan Nasional Menabung Melalui Simpanan Pelajar (SimPel). (FOTO: MTVN/Husen Miftahudin)

Metrotvnews.com, Jakarta: Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat jumlah rekening dalam rangka program Simpanan Pelajar (Simpel), baik konvensional dan syariah telah mencapai 117.911 rekening. Capaian ini melebihi target OJK pada 2015 yang hanya sebanyak 100 ribu rekening sejak aktivasi program tabungan SimPel/SimPel iB pada 8 September 2015 lalu.

"Untuk 2016, kami menargetkan angka tersebut akan terus meningkat. Ini karena sejalan dengan dukungan dari kementerian terkait dan para Gubemur Kepala Daerah," kata Ketua Dewan Komisioner OJK Muliaman D Hadad, saat sosialisasi program Simpel kepada sejumlah Gubernur Kepala Daerah di Kantor OJK, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Rabu (21/10/2015) malam.

Sementara itu, Anggota Dewan Komisioner OJK Bidang Edukasi dan Perlindungan Konsumen Kusumaningtuti mengatakan, budaya menabung penting dimulai sejak dini agar mendidik anak untuk mampu mengendalikan diri dalam bersikap konsumtif serta belajar untuk dapat membelanjakan uang yang dimilikinya secara bijak.

"Kegiatan menabung dapat melatih anak dalam mengelola keuangan secara bertahap sehingga pada saatnya nanti mereka dapat tumbuh menjadi masyarakat yang terampil dalam hal pengelolaan keuangan dan pada akhirnya akan mencapai kesejahteraan keuangan (financial well-being)," papar dia.

Kusumaningtuti menuturkan, kelompok siswa dari tingkat SD, SMP dan SMA memilikl potensi yang sangat besar. Jumlah populasi kelompok ini mencapai sekitar 50 juta siswa atau lebih dari 20 persen dari jumlah penduduk Indonesia.

Sebanyak 78 persen dari jumlah tersebut merupakan siswa sekolah-sekolah umum yang berada dibawah pembinaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Sedangkan 22 persen sisanya merupakan siswa sekolah Madrasah dan Pondok Pesantren di bawah pembinaan Kementerian Agama.

Berdasarkan hasil survey nasional pada 2013, tingkat inklusi keuangan kelompok siswa baru mencapai 44 persen. Hal ini yang menurut Kusumaningtuti menjadi peluang untuk meningkatkan budaya menabung.

"Program tabungan SimPel/SimPel iB jadi model produk keuangan dengan karakteristik dan fitur yang sesuai dengan kebutuhan kelompok pelajar dan siswa sekolah," pungkas Kusumaningtuti.

Program Tabungan Siswa SimPel/SimPel iB telah diluncurkan secara resmi pada 14 Juni 2015 oleh Presiden Joko Widodo sebagai salah satu bentuk dukungan OJK bersama industri perbankan dalam membangkitkan kembali kampanye budaya menabung bagi pelajar sejak dini.


(AHL)

Timnas Indonesia U-16 Siap Lawan Laos di Laga ke-4 Grup G

Timnas Indonesia U-16 Siap Lawan Laos di Laga ke-4 Grup G

3 hours Ago

Timnas U-16 hanya membutuhkan hasil seri di laga terakhir penyisihan Grup G saat menghadapi Lao…

BERITA LAINNYA
Video /