Dituding Pencitraan, NasDem: Kami Berani Tidak Populer

LB Ciputri Hutabarat    •    22 Oktober 2015 09:33 WIB
gratifikasi bansos sumut
Dituding Pencitraan, NasDem: Kami Berani Tidak Populer
Ketua DPP NasDem Taufik Basari--MI/Arya Manggala

Metrotvnews.com, Jakarta: Ketua DPP NasDem, Taufik Basari, menampik tudingan pencitraan yang dilayangkan kepada partai NasDem usai pengunduran diri tersangka kasus suap bantuan sosial (bansos), Patrice Rio Capella. Taufik menuturkan sikap NasDem memang sudah bagian dari komitmen partai.

"Bukan pencitraan. Karena pada dasarnya kita harus berani tidak populer. Bahkan ini (menindak kader) bisa jadi budaya bagi partai lain," kata Taufik di program Bincang Pagi, Metro Tv, Kamis (22/10/2015).

Taufik pun mencontohkan sejumlah sikap berani NasDem dalam menindak kadernya. Dia mengatakan, sikap ini adalah bagian dari mekanisme internal partai yang sudah disepakati bersama.

"Gubernur Papua Barat jadi tersangka mundur, kader kita di Sulteng langsung mundur, ketua Mahkamah Partai mundur. Artinya yang penting bagaimana sikap NasDem menghadapi permsalahan seperti ini," tegas dia.

Mantan Sekjen NasDem, Patrice Rio Capella mundur dari jabatannya usai ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK dalam kasus suap hakim bansos. Patrice mundur dua jam setelah penetapannya sebagai tersangka dan langsung digantikan oleh Ning Indra Saleh sebagi Sekjen NasDem yang baru.

Rio dijadikan tersangka oleh KPK. Dia diduga menerima janji, hadiah atau gratifikasi dari tersangka Gatot Pudjo Nugroho (GPN) dan Evy Susanti (ES) terkait pengamanan penanganan perkara bantuan sosial Provinsi Sumatera Utara di Kejaksaan Tinggi Sumut atau Kejaksaan Agung.

Rio dijerat dengan Pasal 12 huruf a dan b atau Pasal 11 Undang-undang 31 tahun 1999 sebagaimana diubah dengan Undang-undang Nomor 20 tahun 2001 tentang Tindak Pidana Pemberantasan Korupsi.


(YDH)

Rekam Jejak Indonesia di Piala Asia U-16
Timnas U-16

Rekam Jejak Indonesia di Piala Asia U-16

2 days Ago

Terhitung dari 17 kali penyelenggaraan yang sudah berlangsung. Indonesia hanya mampu lolos ke p…

BERITA LAINNYA
Video /