Hirup Asap, Bocah 13 Bulan Meninggal di Tarakan

Muhammad Reza    •    23 Oktober 2015 13:55 WIB
kabut asap
Hirup Asap, Bocah 13 Bulan Meninggal di Tarakan
Foto Fahmi Ammar semasa hidupnya dan meninggal lantaran terkena paparan asap di Tarakan, Metrotv - Muhammad Reza

Metrotvnews.com, Tarakan: Kabut asap yang menyelimuti Tarakan, Kalimantan Utara, memakan korban. Seorang balita berusia 13 bulan, Fahmi Ammar, meninggal setelah kondisi kesehatannya menurun dalam sepekan terakhir.

M Yusuf, kakek korban, mengaku cucunya itu sudah mengalami gangguan kesehatan pernapasan sejak lahir. Sebelum meninggal, dokter setempat mewanti-wanti agar orangtua menghindarkan Fahmi dari paparan asap.

"Sudah dilarang dokter untuk tidak kena asap. Tapi ya mau bagaimana, asapnya datang sendiri," kata Yusuf saat ditemui di rumah duka di Jalan Bakaru, Kelurahan Karang Harapan, Tarakan, Jumat (23/10/2015).

Sebelum meninggal, terang Yusuf, keluarga sudah membawa Fahmi ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tarakan setempat karena sesak napas. Tapi takdir berkata lain. Fahmi meninggal di rumah sakit sekira pukul 02.00, dini hari tadi.

Sementara itu, keluarga dan kerabat terus berdatangan ke rumah duka. Mereka menyampaikan duka pada orangtua korban yaitu Nur Faisal dan Rahmah. Kedua pasang suami istri itu pun berusaha tampak tegar meski tak mampu menutupi rasa sedih kehilangan buah hati.

 


(RRN)

Arsenal Terancam Kehilangan Chamberlain
Bursa Transfer Pemain

Arsenal Terancam Kehilangan Chamberlain

4 hours Ago

Arsenal masih dipusingkan dengan isu masa depan para pemainnya. Selain Alexis Sanchez, The Gunn…

BERITA LAINNYA
Video /