Mengintip Kedekatan Mentan dengan Warga Kolaka

K. Yudha Wirakusuma    •    25 Oktober 2015 06:16 WIB
kementan ads
Mengintip Kedekatan Mentan dengan Warga Kolaka
Menteri Pertanian Amran Sulaiman.

Metrotvnews.com, Jakarta: "Mana bapak meMnterinya ya, kok belum datang," ucap salah seorang anak kecil dengan beberapa kawannya yang duduk di pinggir sawah di Desa Tosiba, Kecamatan Samaturu, Kolaka, Sulawesi Tenggara, Sabtu (24/10/2015)

Sesekali dia melihat ke arah jalan raya yang tak jauh dari panggung acara digelar. Dia mengetahui rencana kedatangan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman ke desanya, seminggu sebelumnya. Banyak orang yang bercerita soal rencana kedatangan pembantu presiden ini. "Saya dengar dari bapak-bapak yang berkumpul di warung kopi," katanya sambil melihat ke arah jalan raya.

Sementara pembawa acara memberikan informasi, menteri kabinet kerja itu tengah dalam perjalanan menuju lokasi panen raya padi.

"Bapak menteri sudah berada di helikopter, 15-20 menit lagi akan tiba di sini," kata salah satu pembawa acara di panggung berukuran 11X8 meter.

Selang 20 menit kemudian, sang menteri yang ditunggu-tunggu pun tiba. Saat tiba di lokasi, sang menteri dikalungkan selendang tenun khas Sulawesi Tenggara.

Sang menteri kemudian disambut hangat oleh Gubernur sulsel Nur Alam. Dalam pidatonya, Nur Alam mengucapkan selamat datang di kampung halaman kepada sang menteri.

"Sungguh sangat bangga dan terpukau bapak menteri Pertanian. Pertama Indonesia sudah merdeka 70 tahun merdeka, tapi Sulawesi Tenggara belum punya menteri. Amran lahir di Bone. Tapi Pak Menteri juga banyak menghabiskan waktu di Kendari dan Kolaka ini," imbuhnya.

Dia mengatakan Menteri Amran patut menjadi teladan dan membanggakan warga Sulawesi Selatan.

"Beliau tidak basa-basi, di kesampingkan semua yang menggangu. Tidak pakai tetek bengek langsung. Ini yang membuat kita bangga," terangnya disambut riuh teuk tanggan ribuan warga Kolaka.

Selain itu, Amran juga memiliki prestasi yang luar biasa. Sebab saat elnino yang terjadi kali ini, namun panen raya di mana-mana.

"Jokowi saat di depan ribuan masyarakat Sulawesi Tengggara saat munas alumni gajah mada. Kami
mendengar ultimatim, kalau tidak mampu tuntaskan persoalan pertanian, dalam tiga tahun akan digantikan. Kita bersyukur elnino luar biasa, namun beliau menjukkan prestasi. Itu yang penting," terangnya.

Sementara Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman merasa bahwa dirinya adalah Sulawesi Tenggara. Sebab masa kecilnya di habiskan di Kolaka.

"Kami merasa orang Sulawesi Tenggara. Selain itu, Amran juga meniti karir di Sulawesi Tenggara. SK pegawai BUMN dapat di Konawe Selatan, gaji saat itu Rp150 ribu. Jadi pernah juga tidak digaji. Boleh kami saat itu dalam miskin, tapi tidak dikubur dalam keadaan miskin," ucapnya .

Canda tawa kemudian hadir saat dialog antara Amran dengan Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL). Sang menteri, terlihat sangat dekat dengan petugas dari Dinas Pertanian kota/kabupaten yang diperbantukan untuk memberikan pengarahan, pembinaan, dan penyuluhan di bidang pertanian itu.

Wanita petugas PPL menanyakan kepada Amran, soal nasibnya yang belum diangkat sebagai PNS (Pegawai Negeri Sipil).

Amran kemudian menceritakan pengalamannya di tahun menjadi PPL. Namun dia tetap berjuang dan berusaha hingga saat ini menjadi salah satu pembantu presiden di Kabinet Kerja.

"Berapa kerja dalam sehari ibu? Tanya Amran kepada petugas PPL, lantas sang ibu menjawab "lima jam," terangnya.

"Lima jam pantas belum diangkat," kata Amran disambut riuh gelak tawa ribuan warga.

Dia mengatakan saat ini bekerja 20 jam sampai 23 dalam sehari. Lebih lanjut ayah tiga anak ini menuturkan, bahwa rezeki, jodoh dan umur sudah di tangan tuhan, jadi hal itu sudah kuasa tuhan.

"Kami tidak berani menjanjikan untuk mengangkat ibu. Saya dulu juga PPL, tapi jadi menteri. Ini saya berikan topi persahabatan. Topi ini khusus untuk ibu, saya pakaikan. Ini takdir ibu diberi dan pasangkan topi oleh seorang menteri," terangnya disambut riuh tawa warga.

Tak lupa sang menteri dan ibu tersebut berfoto berdua di atas panggung. "Doakan kami, kami akan bekerja unk bangsa dan negara," tutupnya.


(MEL)


Messi Bicara Final Liga Champions dan Kepergian Zidane dari Madrid
Lionel Messi

Messi Bicara Final Liga Champions dan Kepergian Zidane dari Madrid

1 week Ago

Kapten timnas Argentina itu tak memedulikan berapa pun hasil yang diraih Madrid dalam menghadap…

BERITA LAINNYA
Video /