Mensos: Gunakan Air Purifier Korban Asap Tak Perlu Dievakuasi ke Luar Kota

Fetry Wuryasti    •    25 Oktober 2015 11:01 WIB
kabut asap
Mensos: Gunakan Air Purifier Korban Asap Tak Perlu Dievakuasi ke Luar Kota
Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa (tengah) meninjau lokasi kebakaran hutan di Kabupaten Pulang Pisau, Kalimantan Tengah, Sabtu (24/10).--Foto: Antara/Akbar Nugroho Gumay

Metrotvnews.com, Jakarta: Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa menilai harga alat air purifier terjangkau dan sangat memungkinkan untuk bisa dipasang di rumah-rumah warga.

"Harga alat air purifier terjangkau dan bisa dipasang di rumah-rumah warga. Sehingga tidak perlu ada evakuasi ke tempat pengungsian, apalagi ke luar kota," ujarnya usai meninjau kebakaran dan memberikan bantuan di Palangkaraya, Kalimantan Selatan, seperti disampaikan dalam rilisnya, Minggu (25/10/2015).

Untuk harga alat air purifier, kata Mensos, yaitu USD20 per unit dan hari ini bisa diproduksi 1.000 unit. Adapun besok 1.000 unit lagi yang diprioritaskan untuk daerah di Kalimantan Tengah.

"Harga per unit USD20 saja. Hari ini, diproduksi 1.000 unit dan besok 1.000 unit untuk diprioritaskan di daerah Kalteng," katanya.

Saat ini, tingkat ketebalan asap dan Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) sudah harus diwaspadai agar tidak membahayakan bagi kesehatan warga.

Alat air purifier akan dibagikan di titik evakuasi. Namun, sehari sebelumnya telah dilakukan pembagian kepada keluarga dengan prioritas utama tetap di titik evakuasi.

"Alat akan dibagikan di titik evakuasi, setelah sehari sebelumnya diujicobakan untuk dibagi pada keluarga. Tapi tetap prioritas pada titik evakuasi," katanya.

Jika di semua tempat evakuasi memakai fasilitas pendingin ruangan ber-AC. Hal itu jauh lebih aman dan tidak dibutuhkan lagi alat air purifier. Sebaliknya, bila tidak full menggunakan AC, maka diperlukan air purifier.

"Air purifier merupakan alat yang berstandar internasional yang sudah digunakan di banyak negara," katanya.


(MBM)


Video /