Jubing Kristianto, Berfantasi Melalui Alunan Nada

Putu Radar Bahurekso    •    25 Oktober 2015 17:34 WIB
kultur
Jubing Kristianto, Berfantasi Melalui Alunan Nada
Jubing Kristianto (Foto:Metrotvnews.com/Putu Radar B)

Metrotvnews.com, Jakarta: Musik adalah sebuah sarana untuk seseorang bisa menyalurkan perasaannya, untuk menyampaikan sesuatu, dan menggambarkan suatu hal.

"Musik sangat bisa membawa seseorang pergi menuju alam imajinasi dan fantasinya," ucap Jubing Kristianto, seorang gitaris fingerstyle, yang ditemui di Komunitas Salihara, Jakarta Selatan, Sabtu (24/10/2015).

Alunan musik ditafsirkan berbeda oleh setiap individu yang mendengar. Kekuatan musik mampu membuat orang terbawa ke dalam alam imajinasi dan berfantasi lebih jauh.

"Musik tanpa berkata-kata bisa membuka imajinasi lebih luas karena tafsiran setiap orang beda-beda akan lantunan musik tersebut. Kalau musik sudah dicampur dengan kata-kata, kadang suka tersekat tafsirannya sama kata-kata lagu tersebut," lanjut pengagum John Williams ini.

Jubing tampil dalam acara Sastra dan Rasa yang diadakan Komunitas Salihara, bertajuk Perjalanan Menuju Fantasi.

Jubing menikmati bergitar sambil mengiringi orang melantunkan syair-syair sastra seperti puisi dan sajak. Baginya, musik dan sastra adalah suatu hal yang muncul beriringan.

"Kalau saya lihat pada awalnya, yang namanya bertutur, bercerita, berkata-kata biasanya ada musiknya. Misal, sebuah pemujaan, ibadah, ritual suku-suku, itu melibatkan mantra, tarian, dan musik juga," jelas Jubing.

"Sepanjang peradaban manusia mengenal sastra, sepanjang itu juga musik ada," tambahnya.

Jubing sangat menikmati memetik gitar tanpa lirik lagu. Baginya, gitar adalah penyanyi sesungguhnya dari lagu yang ia mainkan.

"Saya senang bergitar tanpa bernyanyi, karena setiap saya dengar lantunan nada, maka gitar tersebut sudah menjadi penyanyi yang sebenarnya. Saya main gitar karena dulu saya cuma punya gitar doang. Saya mau menyanyi, tapi suara saya fals," ujarnya, tertawa.


(ROS)


Video /