Kontroversi Rossi di Malaysia

Lagi, Ratusan Ribu Petisi Minta Sanksi Rossi Dicabut

Alfa Mandalika    •    27 Oktober 2015 10:28 WIB
motogpmotogp 2015
Lagi, Ratusan Ribu Petisi Minta Sanksi Rossi Dicabut
Valentino Rossi. (Foto: MI/ Panca Syurkani)

Metrotvnews.com, Jakarta: Insiden yang terjadi antara Valentino Rossi dan Marc Marquez di MotoGP Malaysia membetot perhatian khayalak. Indikatornya, pasca-lomba di Sirkuit Sepang Malaysia, pemberitaan media terus menyoroti friksi kedua pembalap beken tersebut.

Hal yang lumrah jika media menyoroti aksi 'tendangan' Rossi ke Marquez. Pasalnya, pada seri tersebut Rossi berpeluang menyegel gelar juara. Namun, fakta berkata lain, Rossi hanya finis di posisi ketiga dan mendapatkan sanksi penalti tiga poin dan memulai balapan dari posisi buncit di Valencia.

Namun, usai Race Direction memvonis Rossi bersalah, muncul dukungan kepada pembalap asal Italia itu. Sedikitnya 277.408 fan Rossi di beberapa belahan dunia menandatangani petisi untuk mencabut sanksi yang diterima Rossi. Sebelumnya, tercatat ada 75 ribu netizen yang memberikan dukungan.

"Integritas MotoGP sedang terpuruk. Anda baru saja membiarkan taktik balap yang kotor dengan menghukum Valentino Rossi yang sedang mengejar juara. Ia dihalang-halangi serta dipermainkan oleh Marc Marquez. Pada saat yang sama, Anda membiarkan Jorge Lorenzo menyalip padahal ada bendera kuning. Lorenzo tidak dikenakan penalti," tulis petisi dukungan kepada Rossi di Change.org

"Jika Anda membenarkan keputusan dengan tidak ada aturan berkenaan dengan tindakan Marc Marquez, itu sama anehnya dengan mengatakan tidak ada aturan yang melarang pembalap menembak pembalap lain dengan pistol. Apakah Anda tetap membiarkannya hanya karena itu tidak melanggar aturan yang ada?"

"Sepertinya MotoGP punya agenda tersendiri yang mengkhianati para pembalap dan penggemar. Mereka yang mengharapkan dan layak mendapatkan persaingan yang sehat. Keputusan itu menunjukkan Anda menyetujui penindasan terhadap Valentino Rossi."

"Kami menuntut Anda membatalkan penalti Valentino Rossi agar dia dapat terus bersaing secara adil sehingga mendapat posisi yang sesuai dengan hasil kualifikasi di MotoGP Valencia (8 November)."

"Jika pembatalan itu Anda lakukan, integritas MotoGP akan kembali pulih," tutup kalimat dalam petisi tersebut.

Saat ini, upaya banding Rossi menemui jalan buntu. Pasalnya, banding yang diajukan ke otoritas balap internasional atau Federation Internationale de Motocyclisme (FIM) ditolak. Namun, pihak tim Movistar Yamaha masih bisa mengajukan banding. (Fox Sports)


(ACF)

Alves tak Terkejut dengan Performa Menawan Neymar
Paris Saint-Germain vs Celtic

Alves tak Terkejut dengan Performa Menawan Neymar

12 hours Ago

Neymar berhasil menyarangkan sepasang gol ke gawang Celtic  pada menit ke-9 dan menit ke-2…

BERITA LAINNYA
Video /