Dari Yogya, Pemuda akan Lawan Terorisme di Indonesia

Patricia Vicka    •    27 Oktober 2015 16:50 WIB
terorisme
Dari Yogya, Pemuda akan Lawan Terorisme di Indonesia
Tugu Yogyakarta. (Antara/Noveradika)

Metrotvnews.com, Yogyakarta: Tepat di hari Sumpah Pemuda 28 Oktober, Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) akan menyelenggarakan dialog dan workshop antiterorisme bertajuk Memaknai Semangat Sumpah Pemuda Bersama Mencegah Terorisme.

Acara ini diselenggarakan selama tiga hari sejak Rabu-Jumat (28-30 Oktober) di Jogja Expo Center (JEC) Yogyakarta. Dialog antiterorisme ini dilakukan sebagai bentuk pencegahan penyebaran paham terorisme dan radikalisme di kalangan pemuda.

Pasalnya, Kepala BNPT Komjen Saud Usman Nasution menilai virus terorisme dan radikalisme sudah menjangkiti pemuda Indonesia. "Kita manfaatkan momen Sumpah Pemuda esok untuk memberi pemahaman dan memberikan informasi adanya paham radikalisme yang ingin merusak kedaulatan NKRI dan mengubah NKRI menjadi khilafah atau negara syariat Islam," ujar Saud di JEC Yogyakarta, Selasa (26/10/2015).

Dengan begitu, pihaknya berharap anak muda dan seluruh lapisan masyarakat tidak langsung percaya dan terhasut informasi, berita, dan ajaran paham-paham yang bertentangan dengan agama dan mengancam kedaulatan NKRI.

Rangkaian acara akan dibuka dengan dialog Pencegahan Paham Radikal Terorisme dan ISIS yang dihadiri tokoh-tokoh keagamanan, para menteri Kabinet Kerja dan perwakilan tokoh budaya dan masyarakat.

"Pembicara dalam dialog ini ada Menteri Agama Lukman Hakim, Ketua MUI, Imam Besar Masjid Istiqlal KH Ali Mustafa Yakub mantan anggota jaringan teoris Nasir Abbas dan Abdurrahman Ayyub. Akan ada MoU kerja sama soal penanggulangan terorisme," ujar Koordinator acara Dadang Hendra Yuda.

Acara berikutnya di hari kedua adalah workshop dunia maya yang bertajuk Workshop Tahun Damai Dunia Maya. "Workshop ini mengundang para penggiat dunia maya, hacker dari seluruh Indonesia untuk mengkampanyekan gerakan Jogja Damai dari Terorisme di Dunia Maya," jelasnya.

Akan digelar pula aksi pawai budaya dan pemecahan rekor Muri, yakni mengumpulkan dukungan antiterorisme di kain putih yang dibentangkan sejauh satu kilometer di sepanjang jalan Malioboro. "Acara ditutup pada Jumat malam di Lapangan UGM. Rencananya akan dihadiri Wakil Presiden Jusuf Kalla," pungkas Dadang.


(SAN)

Thiago Alcantara Cedera Serius
Anderlecht vs Bayern Muenchen

Thiago Alcantara Cedera Serius

1 hour Ago

Kemenangan Bayern Muenchen atas Anderlecht pada matchday kelima Liga Champions 2017 -- 2018 diw…

BERITA LAINNYA
Video /