JK Semprot BRI karena Bebani Rakyat dengan Bunga KUR Tinggi

Suci Sedya Utami    •    27 Oktober 2015 17:41 WIB
bri
JK Semprot BRI karena Bebani Rakyat dengan Bunga KUR Tinggi
Wakil Presiden Jusuf Kalla. FOTO: MTVN/Husen Miftahudin

Metrotvnews.com, Jakarta: Wakil Presden RI Jusuf Kalla (JK) menilai dunia usaha kelas kecil menengah masih harus membayar segala macam bentuk biaya yang terbilang mahal.

Dalam sambutannya pada acara ulang tahun Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia, JK mengatakan salah satunya yakni masih tingginya bunga kredit usaha rakyat (KUR) dibanding negara lainnya seperti Tiongkok dan Malaysia yang hanya 4-5 persen.

JK pun mengaku sempat memarahi Bank Rakyat Indonesia (BRI) sebagai perbankan penyalur KUR yang karena bunga yang terlalu tinggi.

"Malah bunga KUR dulu 22 persen, saya marah, anda ini BRI untung karena bunga tinggi, tapi kasih rakyat kecil, bahaya ini, turunkan!" akui JK di Hotel Aryaduta, Jakarta Pusat, Selasa (27/10/2015).

JK mengatakan, keuntungan yang didapat perseroan pun berasal dari deposito rakyat. Dia tidak setuju jika perbankan malah membebani rakyat dengan bunga yang tinggi, karena baginya hal tersebut tidak adil. Pasalnya pegusaha besar menikmati bunga yang rendah yakni 10 persen. Namun pengusaha kecil dapat 22 persen.

"Sangat tidak adil, sampai saya marah betul, ada perilaku bank sampai begini, tidak adil pada yang kecil. Turunkan!" ujarnya.

Meskipun atas itu juga terpaksa pemerintah pemerintah memberi subsidi sehingga bunga KUR menjadi 12 persen. Namun, ke depannya, beban subsidi itu pu diharapkan makin kecil dan sejalan dengan Pemerintah menekankan agar perbankan semakin efisien.

"Disitulah baru namanya bankir. Kalau dengan bunga tinggi Anda tidak bisa bersaing dengan yang lain. Semua kita  jadikan efisien," pungkasnya.


(AHL)

Ronaldo: Real Madrid Tidak Takut PSG
Liga Champions 2017--2018

Ronaldo: Real Madrid Tidak Takut PSG

1 day Ago

Cristiano Ronaldo menegaskan dia dan rekan setimnya tidak takut jika harus berhadapan dengan Pa…

BERITA LAINNYA
Video /