Selain Kapal Tiongkok, Kapal Filipina dan Malaysia Kembali Ditangkap

Gervin Nathaniel Purba    •    27 Oktober 2015 17:52 WIB
kapal asing
Selain Kapal Tiongkok, Kapal Filipina dan Malaysia Kembali Ditangkap
Illustrasi. ANTARA FOTO/Basri Marzuk

Metrotvnews.com, Jakarta: Setelah menangkap kapal Tiongkok, aparat Pemerintah Indonesia juga menangkap tiga kapal asing pada waktu yang hampir bersamaan.

Menurut Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Susi Pudjiastuti, ketiga kapal perikanan asing (KIA) tersebut terdiri dari dua KIA berbendera Filipina dan satu KIA berbendera Malaysia. Untuk kedua KIA Filipina ditangkap oleh aparat pemerintah pada 21 Oktober 2015.

"KIA Filipina ditangkap oleh KRI Sultan Hasanudin-366 dari Satuan Kapal Eskorta Koarmatim di perairan Laut Sulawesi, posisi 03 09'50" U-120 13'28" T," ujar Susi Pudjiastuti saat ditemui di Kantor KKP, Jakarta Pusat, Selasa (27/10/2015).

Adapun kedua kapal yang ditangkap, yaitu FB. Dave dengan ukuran 35 Gross Ton (GT), dinakhodai Wilson A.Estabor beserta tiga anak buah kapal (ABK) WNA Filipina. Sedangkan kapal yang satu lagi bernama KM. Boko-Boko dengan ukuran 30 GT dinakhodai Romeo Bari Watro beserta tiga ABK WNA Filipina.

"Dugaan pelanggaran melakukan penangkapan ikan di perairan Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) Indonesia tanpa dilengkapi dokumen resmi dari Pemerintah Republik Indonesia. Kedua Kapal dikawal ke Lantamal Tarakan untuk proses hukum lebih lanjut," ungkap Susi.

Masih lanjut Susi, kapal Malaysia ditangkap pada 23 Oktober 2015 oleh Direktorat Polisi Perairan Perairan Polda Kalimantan Timur (Kaltim), di perairan terirtorial Karang Unarang, Indonesia, di posisi 04 06 366 LU 118 10 84 BT.

Kapal dengan nama lambung KM Naga Mas/TW. 1.888/6/F dengan ukuran 22 GT beserta ABK dua orang, diduga melakukan penangkapan ikan di WPP-NRI tanpa dokumen yang lengkap, yaitu Surat Persetujuan Berlayar (SPB) dan Surat Izin Penangkapan Ikan (SIPI).

"Hal ini melanggar pasal 27 Ayat 2 sub pasal 93 ayat 2 (tidak memiliki SIPI), UU RI No. 45 Tahun 2009 tentang perubahan atas UU RI No. 31 Tahun 2004 tentang perikanan, dan pelaku dikenakan pidana enam tahun penjara," jelasnya.



(SAW)

Ronaldo: Real Madrid Tidak Takut PSG
Liga Champions 2017--2018

Ronaldo: Real Madrid Tidak Takut PSG

15 hours Ago

Cristiano Ronaldo menegaskan dia dan rekan setimnya tidak takut jika harus berhadapan dengan Pa…

BERITA LAINNYA
Video /