Sisca Bungkam Usai Diperiksa KPK

Achmad Zulfikar Fazli    •    27 Oktober 2015 20:14 WIB
kasus korupsi
Sisca Bungkam Usai Diperiksa KPK
Ilustrasi KPK. Foto: Panca Syurkani/MI.

Metrotvnews.com, Jakarta: Fransisca Insani Rahesti alias Sisca, anak buah OC Kaligis selesai digarap penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi. Sisca tak banyak bicara saat keluar gedung KPK.

Sisca keluar gedung komisi sekitar pukul 18.45 WIB, ia tak mau berkomentar apapun kepada awak media. Dia memilih bungkam dan terus berjalan meninggalkan pewarta.

Tak patah arang pewarta terus mengejar dan mencecar Sisca dengan berbagai pertanyaan terkait pemeriksaannya sebagai saksi untuk tersangka Patrice Rio Capella. Namun, perempuan yang juga teman kuliah Rio ini tetap bungkam dan langsung meninggalkan gedung dengan menaiki taksi didampingi dua ajudannya.

Sebelumnya, Istri Gubernur Sumatera Utara Gatot Pujo Nugroho, Evy Susanti mengaku dimintai uang oleh Sisca. Saat permintaan uang, Sisca membawa nama mantan Anggota DPR RI Patrice Rio Capella.

"Jadi Bu Evy ini memakai jasa, kita semua tahu kantor pengacara Pak O.C. Kaligis. Kemudian ada satu karyawan magang di kantor Pak Kaligis, namanya Ibu Sisca, Fransisca, itu mengenalkan Bu Evy kepada Pak Rio Capella," kata Yanuar P. Wasesa, pengacara keluarga Gatot di Gedung KPK, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Selasa (20/10/2015).

Menurut Yanuar, saat itu Gatot sedang mengupayakan islah dengan Wakil Gubernur Sumut Tengku Erry Nuradi. Setelah proses islah berlangsung, tiba-tiba Sisca menyambangi Evy.

"Kemudian, Sisca pada saat tertentu datang ke Bu Evy, dan menyampaikan pada Bu Evy 'ada enggak ini sesuatu untuk Pak Rio?'," jelas Yanuar.

Terkait permintaan itu sudah dibantah Rio. Melalui kuasa hukumnya, Maqdir Ismail, uang pemberian sejumlah Rp200 juta tidak pernah diterima.

"Itu (uang Rp200) diberikan bukan oleh Pak Gatot tapi orang lain, melalui temannya pak Rio dan itu dikembalikan ke temannya, jadi ga pernah diterima pak Rio," kata Maqdir di Gedung KPK, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (16/10/2015).

Rio ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK dalam kasus dugaan suap penanganan perkara dugaan korupsi dana bantuan sosial Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, Kamis 15 Oktober 2015. Selain Rio, KPK juga sebelumnya telah menetapkan Gatot dan Evy sebagai tersangka dalam kasus tersebut.

Rio disangka melanggar Pasal 12 huruf a, huruf b atau Pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.


(REN)

Juventus Menyerah Kejar Gelandang Liverpool
Bursa Transfer Pemain

Juventus Menyerah Kejar Gelandang Liverpool

10 hours Ago

Juventus akhirnya menyatakan menyerah mengejar gelandang Liverpool Emre Can.…

BERITA LAINNYA
Video /