Pemerintah Bantah Lakukan Sweeping Produk Tak Sesuai Standar

Husen Miftahudin    •    29 Oktober 2015 15:06 WIB
sni
Pemerintah Bantah Lakukan <i>Sweeping</i> Produk Tak Sesuai Standar
Pemerintah memusnahkan pompa air tak ber-SNI. (FOTO: MTVN/Husen Miftahudin)

Metrotvnews.com, Jakarta: Dirjen Standardisasi dan Perlindungan Konsumen (SPK) Kementerian Perdagangan (Kemendag) Widodo mengaku tidak akan melakukan sweeping terhadap produk-produk yang tak sesuai Standar Nasional Indonesia (SNI). Menurut dia, sweeping hanya akan membuat kegaduhan bagi perdagangan nasional.

"Isu sweeping ini saya sudah bicara dengan Pak Kabareskrim (Kepala Badan Reserse Kriminal), ternyata dari Polda itu tidak ada yang turun melakukan sweeping. Dan Pak Kabareskrim sendiri juga tidak setuju kalau dilakukan sweeping karena akan membuat kegaduhan," ujar Widodo, ditemui di kantornya, Jalan MI Ridwan Rais No 5, Jakarta Pusat, Kamis (29/10/2015).

Ia mengungkapkan, dalam memberantas produk-produk yang tak sesuai standar hanya akan dilakukan melalui Instruksi Presiden (Inpres). Bersama Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, Bareskrim, serta kementerian dan lembaga terkait lainnya, pemerintah menindaklanjuti Inpres tersebut melalui beberapa strategi.

"Salah satu yang sudah kita lakukan, kita melakukan peningkatan pemahaman ketentuan di bidang perlindungan konsumen, pengawasan dan penegakan hukum dalam rangka perlindungan konsumen dan pemberantasan penyelundupan," papar Widodo.

Menurut dia, peningkatan pemahaman dilakukan agar masyarakat dan pelaku usaha dapat memahami dengan jelas tentang ketentuan dan standar produk yang berlaku. "Ini sudah kita lakukan di Pasar Kenari. Kenapa judulnya peningkatan pemahaman? Karena sosialisasi sudah dilakukan berkali-kali agar ada peningkatan pemahaman ketentuan yang berlaku di Indonesia," pungkas Widodo.

Sebelumnya, para pengusaha toko yang tergabung dalam Paguyuban Pedagang Retailer Nasional memprotes langkah pemerintah yang melakukan sweeping pemilik usaha toko di sejumlah kawasan di Jakarta. Mereka dituduh telah menjual produk impor ilegal dan tidak berlabel SNI.

Padahal, barang yang mereka jual berasal importir yang notabene telah keluar dari pelabuhan dan bea cukai. Tanpa izin petugas, semestinya barang tersebut tidak bisa keluar dari pelabuhan untuk dipasarkan di Indonesia.


(ABD)


Rapor Pemain hingga Komparasi Statistik Bayern - Madrid
Bayern Muenchen vs Real Madrid

Rapor Pemain hingga Komparasi Statistik Bayern - Madrid

6 hours Ago

Bayern Muenchen menelan pil pahit usai dikalahkan Real Madrid pada leg pertama semifinal Liga C…

BERITA LAINNYA
Video /