Kemarau Diklaim Jadi Penyebab Mati Listrik Dua Hari Ini

Annisa ayu artanti    •    30 Oktober 2015 10:24 WIB
listrik
Kemarau Diklaim Jadi Penyebab Mati Listrik Dua Hari Ini
Ilustrasi. FOTO: MI/Bagus Suryo

Metrotvnews.com, Jakarta: PT PLN (Persero) mengklaim akibat kemarau panjang beberapa Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) tidak beroperasi maksimal. Sehingga sering terjadi mati listrik ketika waktu beban puncak.

Plt Kepala Satuan Komunikasi Korporat PLN Bambang Dwiyanto mengatakan, akibat musim kemarau yang panjang, saat ini operasi PLTA banyak yang terganggu sehingga pasokan listrik dari beberapa pusat pembangkit berkurang.

"Di Jawa Bali yang telah tersambung menjadi satu sistem kelistrikan, pada waktu beban puncak (18.00-22.00 waktu setempat) mengalami kekurangan pasokan (defisit daya) sehingga terpaksa dilakukan pemadaman di beberapa lokasi secara bergilir maksimal selama tiga jam setiap kali padam supaya tidak terlalu mengganggu aktivitas pelanggan," jelas Bambang dalam keterangan tertulisnya, di Jakarta, Jumat (30/10/2015).

Bambang menjelaskan, akibat kemarau panjang, dua PLTA besar yaitu PLTA Cirata 1.000 megawatt (mw) dan PLTA Saguling 700 mw di Jawa Barat tidak bisa beroperasi karena air waduk yang terbatas dan diprioritaskan untuk pengairan. Beberapa PLTA lain juga mengalami hal serupa.

Dia membeberkan, seperti pada 28 Oktober dini hari terjadi gangguan pada main transformer PLTU Paiton unit 7 dan 8 kapasitas 1200 MW yang dioperasikan oleh Pailton Energy Company (PEC). Disamping itu beberapa pembangkit besar juga seperti PLTU Indramayu, PLTU Suralaya dan PLTU Pelabuhan Ratu.

"Akibat dari kondisi ini, dua hari terakhir ini terjadi defisit di Jawa dan Bali sekitar 1000 mw di saat beban puncak. Beban puncak sistem kelistrikan Jawa Bali sekitar 23.900 mw," jelas dia.

Selain itu, tutur Bambang, kemungkinan adanya defisit ini masih akan berlangsung beberapa hari ke depan jika perbaikan beberapa pembangkit yang terganggu mengalami keterlambatan.

"Namun PLN berupaya semaksimal mungkin untuk mempercepat perbaikan pembangkit. Di samping itu PLN juga mohon partisipasi pelanggan untuk mematikan lampu dan alat elektronik yang tidak diperlukan, terutama pada waktu beban puncak. Hal ini sangat signifikan untuk mengurangi defisit daya," tutup dia.


(AHL)

Antonio Conte Balas Sindiran Keras Mourinho
Liga Champions 2017 -- 2018

Antonio Conte Balas Sindiran Keras Mourinho

9 hours Ago

Conte merasa Mourinho masih sering memperhatikan apa yang terjadi di Chelsea. Untuk itu, ia mem…

BERITA LAINNYA
Video /