BI: Pelonggaran Moneter Tidak Harus Terkait Suku Bunga

   •    30 Oktober 2015 11:36 WIB
suku bunga
BI: Pelonggaran Moneter Tidak Harus Terkait Suku Bunga
Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia Mirza Adityaswara (ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga)

Metrotvnews.com, Surabaya: Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia (BI) Mirza Adityaswara mengatakan pelonggaran kebijakan moneter yang akan dilakukan bank sentral belum tentu selalu terkait dengan kebijakan penurunan suku bunga acuan (BI rate).

"Kebijakan moneter itu tidak harus dilihat hanya suku bunga, bisa saja instrumen lain dari kebijakan moneter," kata Mirza, seperti dikutip dari Antara, di Surabaya, Jumat (30/10/2015).

Mirza tidak menyebutkan instrumen lain dari kebijakan moneter selain penyesuaian suku bunga acuan. Namun, ia memastikan adanya ruang untuk pelonggaran kebijakan moneter melihat laju inflasi serta kinerja defisit transaksi berjalan hingga akhir tahun.

"Ruang pelonggaran moneter karena dua faktor utama. Satu, inflasi kita kita bisa di bawah empat persen tahun ini. Kedua, CAD atau defisit transaksi berjalan kita itu terkendali di bawah 2,5 persen dan bisa di 2,1 persen," ujarnya.

Terkait penurunan cadangan devisa, Mirza mengatakan, hal tersebut tidak perlu dikhawatirkan karena kondisi itu juga terjadi di berbagai negara berkembang lainnya sebagai antisipasi terhadap kemungkinan kenaikan suku bunga Bank Sentral AS atau The Fed.

"Memang kita harus mengatasi gejolak di negara berkembang terkait dengan penguatan suku bunga Amerika. Tapi cadangan devisa kita masih di atas 6,5 bulan impor dan juga untuk pembayaran utang luar negeri pemerintah. Jadi tidak harus khawatir," pungkasnya. 


(ABD)

Suporter Bertindak Rasis, AS Roma Terancam Sanksi
Rasisme dalam Sepakbola

Suporter Bertindak Rasis, AS Roma Terancam Sanksi

2 days Ago

Suporter AS Roma tirukan suara monyet ke arah Antonio Rudiger, bek Chelsea saat kedua tim bentr…

BERITA LAINNYA
Video /