Laba Maybank Indonesia Melejit 70%

Ade Hapsari Lestarini    •    30 Oktober 2015 20:19 WIB
maybank
Laba Maybank Indonesia Melejit 70%
Ilustrasi. (FOTO: AFP/ADEK BERRY)

Metrotvnews.com, Jakarta: PT Bank Maybank Indonesia Tbk (Maybank) mencetak kenaikan laba bersih dalam periode sembilan bulan yang berakhir 30 September 2015 menjadi Rp592 miliar. Angka tersebut naik 70% dari Rp347 miliar dalam periode yang sama yang berakhir 30 September 2014.

Kinerja yang kuat selama sembilan bulan pada 2015 didukung oleh membaiknya Pendapatan Bunga Bersih (NII), Marjin Bunga Bersih (NIM) yang lebih baik, pendapatan imbal jasa (fee based income) yang lebih tinggi, pertumbuhan likuiditas yang lebih solid terutama pada giro, dan pencapaian yang luar biasa di perbankan syariah.

"Meskipun pasar terus diwarnai ketidakpastian, kami mampu mencatat hasil yang baik dalam sembilan bulan pertama 2015. Kami terus mencermati kondisi pasar yang penuh tantangan di sisa 2015 serta tetap selektif dalam meningkatkan portofolio," tutur Presiden Direktur Maybank Indonesia, Taswin Zakaria, dalam siaran persnya, di Jakarta, Jumat (30/10/2015).

Adapun pendapatan bunga bersih perseroan yang sebelumnya dikenal dengan PT Bank Internasional Indonesia Tbk (BII) ini meningkat 10,5% dari Rp4,3 triliun per September 2014 menjadi Rp4,8 triliun per September 2015 dengan Marjin Bunga Bersih (NIM) Bank membaik menjadi 4,82% dari 4,63%.

Peningkatan pada Pendapatan Bunga Bersih (NII) dicapai melalui kedisiplinan Bank dalam menerapkan pricing pinjaman dan pengelolaan pendanaan (funding management) yang aktif. Pendapatan operasional lain (fee based income) mencatat peningkatan sebesar 12,4% menjadi Rp1,6 triliun per September 2015 dibandingkan Rp1,4 triliun pada periode yang sama tahun lalu. Peningkatan fee based income terutama didukung fee dari advisory activities, asuransi dan transaksi valuta asing.

Beban Umum dan Administrasi perseroan hanya meningkat 6,6% meskipun tingkat inflasi tahunan sekitar 7% pada periode yang sama. Hal ini terutama disebabkan Strategic Cost Management Program yang dilaksanakan di seluruh Bank dalam operasional bisnis harian sebagai upaya untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas.

Selain itu, perseroan juga berhasil meningkatkan giro sebesar 15,5% sebagai hasil penerapan pengendalian yang ketat dan disiplin  terhadap pertumbuhan volume likuiditas dan pricing, dan dalam waktu yang bersamaan secara intensif melakukan inisiatif CASA (current account saving account) di semua lini usaha.

Sementara simpanan nasabah perseroan menunjukkan pertumbuhan sebesar 6,8% dari Rp103,6 triliun per 30 September 2014 menjadi Rp110,6 triilun per 30 September 2015.  Penyempurnaan sistem cash management yang dilakukan oleh Bank, solusi financial supply chain yang kuat, dan fasilitas mobile banking (berbasis internet) "Maybank M2U" juga telah memberikan kontribusi bagi posisi likuditas yang membaik.


(AHL)


Media Malaysia: Wartawan Vietnam Agen Mata-Mata?
Final Piala AFF 2018

Media Malaysia: Wartawan Vietnam Agen Mata-Mata?

15 hours Ago

Media Malaysia menurunkan tulisan tentang tingkah laku wartawan Vietnam selama Final Piala AFF …

BERITA LAINNYA
Video /