LBH Jakarta Sesalkan Penangkapan Terhadap Dua Pengacaranya

Achmad Zulfikar Fazli    •    31 Oktober 2015 02:06 WIB
LBH Jakarta Sesalkan Penangkapan Terhadap Dua Pengacaranya
Sejumlah polisi saat membubarkan aksi unjukrasa buruh di depan Istana Merdeka, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Jumat (30/10/2015). Foto: MTVN/Deny Irwanto.

Metrotvnews.com, Jakarta: Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jakarta menyayangkan tindakan kepolisian yang menangkap dua pengacaranya saat aksi unjukrasa buruh di depan Istana Negara, Jumat (30/10/2015). Padahal, keduanya telah memberitahukan kepada polisi bahwa dirinya sebagai pengacara publik. Namun, polisi tetap menangkapnya.

Direktur LBH Jakarta Alghiffari Aqsa menilai penangkapan ini sebagai wujud buruknya kinerja kepolisian dalam menjalankan tugasnya. Apalagi, kata dia, keduanya saat itu hanya sedang mendokumentasikan penangkapan yang dilakukan polisi terhadap buruh.

"Ini hal yang buruk sekali, polisi malah menangkap pengacara publik. Padahal dari dua orang ini sudah memberitahukan sebagai pengacara publik," Direktur LBH Jakarta Alghiffari Aqsa saat dihubungi Metrotvnews.com, Sabtu (31/10/2015) dini hari.

Tak hanya penangkapan, ia pun menyebut adanya aksi pemukulan terhadap dua pengacaranya oleh anggota polisi. Mereka yakni Tigor Gempita Hutapea selaku pengacara publik LBH Jakarta dan Obed Sakti Andre Dominika selaku asisten pengacara publik LBH Jakarta.

"Polisi juga melakukan pemukulan terhadap dua pengacara kita," ucap dia.

LBH, kata dia, masih terus melakukan pendampingan terhadap kedua pengacaranya dan puluhan buruh yang ditangkap di Polda Metro Jaya. Hingga saat ini, Alghif mengaku belum memikirkan langkah selanjutnya.

"Dua pengacara dari LBH saat ini masih akan di BAP bersama 23 buruh lainnya. Kita masih mendampinginya.Dan, nanti baru kita putuskan langkah selanjutnya," terang dia.

Hanya, ia berharap kedua rekannya tersebut dapat segera dibebaskan. "Kita berharap tidak ada penahanan dan saya berharap kedua pengacara tidak ada BAP (Berita Acara Perkara)," kata dia.

Sebelumnya, Polda Metro Jaya menangkap dua pengacara publik dari Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jakarta, juga 23 buruh usai pembubaran aksi unjukrasa di depan Istana Merdeka, Jalan Medan Merdeka Utara, Jumat (30/10/2015) malam. Mereka yakni Tigor Gempita Hutapea selaku pengacara publik LBH Jakarta dan Obed Sakti Andre Dominika selaku asisten pengacara publik LBH Jakarta.

Algif menjelaskan, kedua pengacara tersebut ditangkap saat bertugas mendampingi ribuan buruh. Mereka menuntut hak atas upah layak melalui pembatalan Peraturan Pemerintah Nomor 78 Tahun 2015 tentang Pengupahan di depan Istana Merdeka.
 
(AZF)


Vietnam Juara Piala AFF 2018

Vietnam Juara Piala AFF 2018

2 days Ago

Vietnam sukses menekuk Malaysia 1-0 di lek kedua Final Piala AFF 2018. Hasil ini memastikan Vie…

BERITA LAINNYA
Video /