Dukungan PPP di Pilkada Kendal Berubah Usai Kasasi MA

Iswahyudi    •    31 Oktober 2015 15:52 WIB
pilkada serentak
Dukungan PPP di Pilkada Kendal Berubah Usai Kasasi MA
Pasangan calon Bupati Kendal, Jawa Tengah. (Metrotvnews.com/Iswahyudi)

Metrotvnews.com, Kendal: Konflik kepengurusan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) merembes ke kader-kader di daerah. Utamanya, setelah Mahkamah Agung mengabulkan kasasi PPP kubu Djan Faridz, yakni membatalkan putusan Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara Jakarta dan menguatkan putusan Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN).

Tak ayal, kondisi itu mempengaruhi keputusan internal partai di daerah-daerah yang tengah melaksanakan pilkada. Di Kabupaten Kendal, Jawa Tengah konflik tersebut begitu terlihat dalam laga pilkada di wilayah itu.

Pada awal penetapan pasangan calon bupati, DPC PPP Kendal mengikuti anjuran DPP PPP yang pada waktu itu meminta agar mendukung paslon Nomor 1, Widya Kandi Susanti-Mohamad Hilmi. Belakangan, dikabarkan, dukungan berbalik ke paslon Nomor 2, Mirna Annisa- Masrur Maskur.

Maskur Amin sebagai Ketua DPC PPP Kendal tak menampik kondisi itu. Menurutnya, banyak kader-kader partai ingin dukungan dilimpahkan ke Manis Bersyukur. 

"Saat ini yang berkembang, arus dari bawah banyak yang menghendaki mendukung Mirna-Masrur, namun ini belum menjadi keputusan, baru wacana desakan arus bawah," kata Maskur, di Kendal, Sabtu (31/10/2015).

Sementara itu, Taufiqullah, anggota Fraksi PPP di DPRD Kendal menilai dukungan kepada Mirna-Masrur tidak sah. Sebab, sejak awal PPP telah menjatuhkan dukungan pada Widya-Hilmi.

"Apabila ada perubahan dukungan, harusnya melalui Muswarah Cabang (Muscab), kalau tidak ada berarti belum sah," kata mantan Ketua DPC PPP Kendal tersebut.

Namun, baik Maskur maupun Taufikullah tak ingin arus bawah memecah soliditas PPP di Kendal. Mereka sama-sama menahan diri hingga terbit keputusan baru ihwal dukungan ke calon bupati.

Maskur mengaku pihaknya akan menunggu instruksi dari PPP pusat. "Kalu pusat memutuskan mendukung Widya-Hilmi kami mengikuti, namun sebaliknya jika  suruh dukung Mirna-Masrur kami laksanakan," kata dia.

Sedangkan Taufikullah mengatakan DPC PPP Kendal rencananya akan mengadakan Muscab secepatnya, agar kegundahan dalam masalah dukungan paslon bisa segera diputuskan. Dirinya pun tidak memungkiri jika dalam Muscab, nantinya dukungan PPP beralih ke calon lain.

"SK kami dulu masih berlaku sebelum ada SK baru, untuk itu kami akan adakan Muscab agar partai ini tidak kembali terpecah. Nantinya akan ditentukan dukungan PPP akan lari ke mana," terangnya.


(SAN)