Kontras Dukung SE Ujaran Kebencian

Achmad Zulfikar Fazli    •    02 November 2015 14:47 WIB
ujaran kebencian
Kontras Dukung SE Ujaran Kebencian
Koordinator Kontras, Haris Azhar--Metrotvnews.com/Githa

Metrotvnews.com, Jakarta: Langkah polisi mengeluarkan Surat Edaran (SE) Penanganan Ujaran Kebencian mendapatkan dukungan. Surat edaran tersebut dinilai penting, agar tidak ada penyalahgunaan dalam menyampaikan pendapat.

Koordinator Kontras, Haris Azhar mengatakan, kebebasan berkumpul, atau menyampaikan pendapat itu memang esensial dan memang harus dilindung dan dijamin. Namun, jangan sampai kebebasan berkumpul atau menyampaikan pendapat tersebut disalahartikan dengan menebarkan kebencian.

"Kalau berkumpul untuk membuat kebencian, atau pernyataan seseorang untuk menganjurkan atau mendorong orang lain untuk mendorong kebencian itu tidak boleh," kata Haris kepada Metrotvnews.com di Jakarta, Senin (2/11/2015).

Haris menilai, SE Penanganan Ujaran Kebencian dapat digunakan untuk membatasi dan melarang penyampaian pendapat yang mendorong kebencian. "Demokrasi juga harus dijalani dengan baik," ujar dia.

Namun, ia meminta agar aparat dapat menerapkan aturan tersebut sesuai dengan prosedur tetap (protap) yang telah diberikan. Sehingga, aparat tidak melakukan kesalahan dalam menindak pelaku yang terbukti mendorong kebencian tersebut.

"Protap terhadap (Ujaran Kebencian) itu tidak boleh digunakan oleh polisi untuk mengkriminalisasi," tukas dia.

Kapolri mengeluarkan Surat Edaran (SE) soal penanganan ujaran kebencian atau hate speech dengan Nomor SE/06/X/2015. Salah satu isi dari surat edaran tersebut adalah imbauan kepada masyarkat bahwa bentuk-bentuk ujaran kebencian seperti penghinaan, pencemaran nama baik, penistaan, perbuatan tidak menyenangkan, memprovokasi, menghasut, dan menyebarkan berita bohong bisa dipidana.


(YDH)