Selisih dengan Inflasi Besar, Bisakah BI Rate Turun?

Suci Sedya Utami    •    02 November 2015 19:47 WIB
bi rate
Selisih dengan Inflasi Besar, Bisakah BI Rate Turun?
Ilustrasi Bank Indonesia (BI). MI/Usman Iskandar

Metrotvnews.com, Jakarta: Menko Perekonomian RI Darmin Nasution mengatakan capaian deflasi menunjukkan jurang BI rate dengan inflasi semakin besar.

Dirinya memprediksi, dengan tren inflasi yang makin mengecil, pencapaian inflasi sepanjang tahun ini bisa di bawah target yang ditetapkan dalam APBNP 2015 sebesar lima persen dengan kisaran riga sampai empat persen.

Sedangkan suku bunga acuan Bank Indonesia (BI rate) saat ini masih dipertahankan berada pada level 7,5 persen. Artinya antara BI rate dan inflasi ada selisih (spread) sekitar empat poin persentase atau 390 basis poin, di mana normalnya selisih tersebut yakni satu poin persentase atau 100 basis poin.

"Sebetulnya dilihat dari itu, tingkat bunganya ada ruang untuk turun. Tapi kenapa enggak turun? Saya tidak tahu," kata dia di kantornya, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta Selatan, Senin (2/11/2015).

Darmin yang juga merupakan mantan Gubernur Bank Indonesia ini melihat sebetulnya ada ruang untuk bank sentral menurunkan BI rate jika melihat selisih tersebut.

Namun, Darmin enggan menyebut hal tersebut. Namun yang pasti, lanjut Darmin, BI pasti mempertimbangkan faktor lainnya bukan hanya dari inflasi, seperti nilai tukar rupiah yang masih diterpa guncangan naik turun.

"Tapi dia (BI) masih takut sama goyang-goyangnya rupiah, karena dia lihat kurs-nya agak volatile," kata Darmin. 


(SAW)


Ganggu Final, Empat Anggota Pussy Riots Dipenjara
Piala Dunia 2018

Ganggu Final, Empat Anggota Pussy Riots Dipenjara

36 minutes Ago

Pengadilan Rusia menjatuhkan hukuman penjara selama 15 hari kepada empat anggota Pussy Riots. I…

BERITA LAINNYA
Video /