Ibu, Ini Tips Mengatasi Rasa Malu Anak

   •    03 November 2015 11:58 WIB
keluarga
Ibu, Ini Tips Mengatasi Rasa Malu Anak
Ajari anak untuk tidak malu. (Foto:Huffingtonpost)

Metrotvnews.com, New York: Gangguan kecemasan sosial akibat perasaan malu mempengaruhi sekitar 15 juta orang Amerika. Menurut Anxiety and Depression Association of America, kepanikan ini muncul dalam situasi sosial atau kinerja terhadap penilaian orang lain terhadap mereka. 

Studi 2011 menguak bahwa, lebih dari 60 persen orang tua anaknya pemalu dan setengah dari remaja di Amerika menyebut diri mereka seorang pemalu.

Mungkin Anda bertanya-tanya apa penyebab utama seorang malu diikuti kepanikan yang ekstrem bukan?

Profesor John Walker mengatakan, rasa malu dapat muncul pada anak-anak berusia satu tahun, yang juga dipicu oleh faktor genetik dan lingkungan yang kuat. Orangtua yang terlalu keras atau overprotektif dapat meningkatkan peluang anak-anaknya tumbuh menjadi seorang yang pemalu. 

Lantas bagaimana caranya untuk mengatasi rasa malu yang berlebihan?

Sebenarnya menjadi pemalu bukanlah hal yang buruk. Namun, penting bagi anak-anak untuk belajar bagaimana berinteraksi secara nyaman dengan orang lain ketika di sekolah ataupun di tempat kerja. 

Maka dari itu, berikut adalah lima cara untuk membantu anak yang pemalu menjadi lebih berani.

1. Jangan pernah memaksakan kehendak
Hindari mengatur kehidupan anak Anda. Biarkan ia berinteraksi dengan orang lain ketika mereka menginginkannya. Membatasi pergaulannya sama saja menguburkan rasa percaya diri anak Anda.

2. Bujuk anak Anda sedari awal
Rasa malu jarang berkembang di masa dewasa meskipun ada pengalaman hidup yang membuat seseorang merasa lebih terisolasi. Apabila Anda melihat orang dewasa yang memiliki kecemasan sosial, berarti itu sudah ada sejak dulu.

Oleh karena itu, bila Anda sudah merasakan gelagat si kecil begitu pemalu, dorong anak Anda untuk bergaul dengan lainnya. Sering-sering ajak anak Anda untuk berinteraksi dengan orang lain agar terbiasa nantinya.

3. Konsultasikan dengan psikolog
Program terapi perilaku kognitif akan mengajarkan anak Anda untuk mengubah pola pikir negatif yang tertera di kepalanya. Ini supaya anak Anda tidak merasa sendirian lagi dan dapat tampil lebih percaya diri lagi. (Sumarni/ Huffingtonpost)


(LOV)


Video /