Simpatisan ISIS asal Rusia Divonis 17 Tahun Penjara

Willy Haryono    •    03 November 2015 14:47 WIB
isis
Simpatisan ISIS asal Rusia Divonis 17 Tahun Penjara
Gadhzi Magomedov divonis 17 tahun penjara oleh pengadilan militer Caucasus Utara di kota Rostov-on-Don, Rusia, Senin (2/11/2015). (Foto: AFP/YURIY MALTSEV)

Metrotvnews.com, Rostov-on-Don: Seorang pria divonis 17 tahun penjara atas serangkaian aksi dukungan terhadap Islamic State (ISIS) dan juga ikut berperang untuk grup ekstremis itu di Suriah. 

Gadhzi Magomedov dijebloskan ke kamp penjara oleh pengadilan militer Caucasus Utara di kota Rostov-on-Don. Pengadilan menyebut Magomedov secara ilegal pergi ke Suriah setelah menjalani pelatihan untuk memerangi pasukan pemerintah. 

Seperti dilaporkan surat kabar Kommersant, seperti dikutip AFP, Senin (2/11/2015). Magomedov awalnya pergi Mesir untuk mempelajari Islam. Ia kemudian menyeberang ke Suriah via Turki. Di sana, Magomedov menghabiskan waktu dua bulan untuk mempertahankan posisi ISIS, sebelum akhirnya kembali ke MEsir. 

Magomedov sempat ditahan otoritas Mesir pada Oktober 2014 dan dideportasi ke Rusia.

Pekan lalu, Rusia mengaku akan menahan mahasiswi berusia 19 tahun asal Moskow hingga 23 Desember mendatang. Mahasiswi itu ditahan atas dugaan ingin atau sudah bergabung dengan organisasi teroris, setelah pergi ke Turki tanpa memberitahukan keluarga. Ia ditangkap di kota yang berbatasan dengan Suriah.

Presiden Vladimir Putin mengatakan ada sekitar 7000 orang dari Rusia dan beberapa negara pecahan Soviet yang mungkin sedang berperang bersama ISIS. Putin menegaskan tidak mau melihat mereka semua kembali ke negara masing-masing.



(WIL)


Deschamps Berharap Pemain Prancis Raih Ballon d'Or
Timnas Prancis

Deschamps Berharap Pemain Prancis Raih Ballon d'Or

13 hours Ago

Meski demikian ia percaya pemenang Ballon d'Or dalam 10 edisi sebelumnya, Lionel Messi dan …

BERITA LAINNYA
Video /