Pengusaha di Gunungkidul Bayar Upah di Bawah UMK

Ahmad Mustaqim    •    03 November 2015 16:25 WIB
ump
Pengusaha di Gunungkidul Bayar Upah di Bawah UMK
Foto ilustrasi. (Antara/Irsan Mulaydi)

Metrotvnews.com, Yogyakarta: Sejumlah pengusaha di Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta memberikan upah di bawah Upah Minimum Kabupaten (UMK). Pengusaha terancam gulung tikar bila mengupah sesuai UMK.

"Sebagian besar pengusaha di Gunungkidul masih membayar upah di bawah UMK. Perusahaan di sini sebagian masih berskala kecil," kata Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Gunungkidul, Agustinus Pat Madyana saat dihubungi, Selasa (3/11/2015).

Agustinus mengatakan ada 200-an jenis usaha yang ada di Kabupaten Gunungkidul. Usaha tersebut hanya ada seperti industri otomotif, perbankan, dan beberapa di antaranya sektor pertambangan.

Menurutnya, gaji yang selama ini diberikan didasarkan atas kesepakatan pengusaha dengan pekerjanya. "Banyak perusahaan yang gulung tikar kalau dipaksa membayar gaji sesuai UMK," katanya. 

Menurutnya, nilai UMK yang diterapkan hanya sebagai rambu-rambu untuk pengupahan bagi para pekerja. "Kita tidak mengajukan keberatan atas penetapan itu," ujarnya. 

Kepala Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Gunungkidul, Dwi Warna Widi Nugraha masih memberi kesempatan para pengusaha untuk mengajukan keberatan terkait kebijakan penerapan UMK. Meskipun, Dwi juga mengaku mengetahui banyak pengusaha tak bisa menggaji pekerjanya sesuai UMK.

Kondisi ini jelas tidak menggembirakan bagi pekerja, meski Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta telah menaikkan UMK Gunungkidul dari Rp1.108.249 menjadi Rp1.235.700.


(SAN)


Messi Bicara Final Liga Champions dan Kepergian Zidane dari Madrid
Lionel Messi

Messi Bicara Final Liga Champions dan Kepergian Zidane dari Madrid

1 week Ago

Kapten timnas Argentina itu tak memedulikan berapa pun hasil yang diraih Madrid dalam menghadap…

BERITA LAINNYA
Video /