PMN Dibekukan, Menkeu Pastikan Infrastruktur Tetap Jalan

Suci Sedya Utami    •    03 November 2015 18:26 WIB
pmnapbn 2016
PMN Dibekukan, Menkeu Pastikan Infrastruktur Tetap Jalan
Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro (ANTARA FOTO/Zabur Karuru)

Metrotvnews.com, Jakarta: Menteri Keuangan (Menkeu) Bambang Brodjonegoro memastikan proyek infrastruktur di tahun depan akan terus dijalankan oleh Badan Usaha Milik Negara (BUMN), meski Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) tidak menyetujui dana Penyertaan Modal Negara (PMN) bagi BUMN di Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2016.

Kepastian yang ditekankan Menkeu Bambang ini tentu sangat penting mengingat ada keterkaitan antara pembekuan dana PMN dengan akselerasi operasional BUMN yang berkaitan dengan infrastruktur. Mau tidak mau BUMN tersebut harus mencari pembiayaan alternatif guna memperkuat struktur permodalan. 

Bambang menilai, BUMN yang bergerak diproyek infrastruktur tidak akan kesulitan dalam mencari pendanaan untuk membangun infrastruktur, Sebab, pencairan dana PMN masih berpeluang dilakukan di semester II sejalan dengan pembahasan PMN di APBN Perubahan 2016. Apalagi, pencairan PMN biasanya dilakukan di semester II.

"(BUMN) karya kecuali yang right issue pada belum keluar (dananya) karena biasanya pada semester II. Right issue juga keluarnya atau pencairannya kebanyakan di semester II. Jadi, menurut saya penundaan PMN ini hanya masalah administrasi dari pencairannya," jelas Bambang, dalam sebuah konferensi pers, di Kantor Ditjen Pajak, Jakarta Selatan, Selasa (3/11/2015).

Pada sisi lain, lanjut Bambang, kebijakan pemerintah yang mendorong agar BUMN melakukan revaluasi aset pada akhir tahun turut memberi stimulus positif bagi penguatan struktur permodalan. Kebijakan yang diperkirakan bisa memperkuat permodalan ini tentu baik guna mengakselerasi bisnis BUMN di masa-masa mendatang. 

"Saya yakin dengan revaluasi, capital atau equity (modal) akan bertambah sehingga dia (BUMN) bisa cari pinjaman yang lebih besar. PMN kan sama dengan tambah modal Rp1 triliun hingga Rp2 triliun. Jadi yang paling penting di sini adalah semuanya masih on track," pungkasnya.


(ABD)


Kiper Cardiff City Bicara Target Filipina kontra Timor Leste
Jelang Timor Leste vs Filipina

Kiper Cardiff City Bicara Target Filipina kontra Timor Leste

3 hours Ago

Di atas kertas, The Azkals diperkirakan mampu mengatasi perlawanan Timor Leste.…

BERITA LAINNYA
Video /