Ridwan Kamil Berang Dengar RM Padang Beromset Rp10 Juta/Hari

Roni Kurniawan    •    03 November 2015 20:04 WIB
pajak
Ridwan Kamil Berang Dengar RM Padang Beromset Rp10 Juta/Hari
Wali Kota Bandung Ridwan Kamil mengawasi pemasangan stiker peringatan ke salah satu rumah makan Padang. (Metrotvnews.com/Roni Kurniawan)

Metrotvnews.com, Bandung: Wali Kota Bandung Ridwan Kamil melakukan inspeksi mendadak (sidak) di sejumlah restoran atau tempat makan yang belum mendaftarkan diri sebagai wajib pajak.

Saat mendatangi salah satu rumah makan Padang di Jalan Banteng, Kota Bandung, pemilik sapaan Emil itu kaget. Pasalnya, pemasukan alias omset rumah makan itu cukup besar. 

"Kalau pendapatan, per harinya ada Rp10 juta, Pak," kata Ali, kasir rumah makan, tampak canggung menjawab pertanyaan Emil, Selasa (3/11/2015).

Mendapatkan keterangan dari kasir, Emil lantas terlihat sangat berang. Pasalnya, rumah makan Padang yang sudah beroperasi sejak 10 tahun itu sama sekali belum mendaftarkan diri sebagai wajib pajak.

"Jadi selama 10 tahun tidak bayar pajak. Kalau dihitung-hitung, penghasilan per hari Rp10 juta, ini pemkot dirugikan kurang lebih Rp3,6 miliar selama 10 tahun ini," kata Emil dengan nada tinggi.

Sambil menunggu pemilik rumah makan itu, Emil dan Kasatpol PP Eddy Marwoto menempelkan stiker bertuliskan imbauan. Peringatan. Tempat usaha ini belum terdaftar sebagai wajib pajak daerah. Jika dalam waktu tujuh hari kerja tidak mendaftar ke Dinas Pelayanan Pajak Kota Bandung, maka akan dilakukan penindakan dan penertiban. Untuk pendaftaran hubungi Dinas Pelayanan Pajak Kota Bandung, Jl. Wastukancana No.2 Bandung. Terhitung tanggal 03 November 2015.

"Jadi setelah ditempelkan stiker ini dan selama tujuh hari tidak ada itikad baik, kami akan segel dan tutup tempat usaha ini," tegas Emil.

Menurut Emil, sebanyak 20 jenis usaha setiap pekan dilakukan pemeriksaan. Hal itu akan terus dilakukan hingga akhir tahun ini sampai masa pemutihan pajak berakhir.

"Kalau sekarang tiap minggunya ada 20 tempat yang diberi peringatan. Tapi saya minta nanti minta lebih dari segitu biar cepat juga prosesnya. Kalau yang sudah diberikan peringatan dan langsung mendaftarkan, kita tidak akan memberikan sanksi pajaknya yang selama 10 tahun itu. Karena sekarang dalam masa pemutihan denda," pungkasnya.

Dalam sidak itu, Emil didampingi Dinas Pelayanan Pajak, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan aparat keamanan dari Polisi serta TNI.


(SAN)


Messi Bicara Final Liga Champions dan Kepergian Zidane dari Madrid
Lionel Messi

Messi Bicara Final Liga Champions dan Kepergian Zidane dari Madrid

1 week Ago

Kapten timnas Argentina itu tak memedulikan berapa pun hasil yang diraih Madrid dalam menghadap…

BERITA LAINNYA
Video /