Truk Sampah DKI Mau Melintasi Cileungsi, Ini Syaratnya

Achmad Zulfikar Fazli    •    04 November 2015 15:28 WIB
sampah jakarta
Truk Sampah DKI Mau Melintasi Cileungsi, Ini Syaratnya
truk sampah mengantre giliran membuang sampah di TPA (Tempat Pembuangan Akhir) Sampah Sumur Batu, Bantar Gebang. (Foto: Antara/Hafidz Mubarak)

Metrotvnews.com, Bogor: Warga Cileungsi dan Pemerintah Kabupaten Bogor sepakat mengizinkan truk sampah DKI melintas di Cileungsi. Ada dua syarat yang harus dipenuhi Pemprov DKI.
 
"Kita sudah sepakat, nanti malam truk sampah bisa melintas kembali. Tapi tentu dengan persyaratan," kata Ketua DPRD Kabupaten Bogor Ade Ruhandi di Jalan Raya Cileungsi, Bogor Timur, Jawa Barat, Rabu (4/11/2015).
 
Syarat pertama, truk harus layak jalan dan tidak menyisakan aroma tak sedap di wilayah yang dilintasi. Kedua, truk hanya boleh melintas pukul 21.00 WIB hingga pukul 05.00 WIB. "Mobil harus yang sangat layak. Jangan ada tetesan dan tertutup rapi," katanya.
 
Seluruh persyaratan yang telah disepakati warga Cileungsi dan Pemerintah Kabupaten Bogor ini segera disampaikan ke Pemprov DKI.
 
Pantauan Metrotvnews.com, aktivitas warga yang menolak truk sampah DKI sudah mulai sepi. Anggota Polsek Cileungsi dan Polres Bogor mulai meninggalkan lokasi pengadangan truk sampah. Kini, di lokasi, hanya tersisa spanduk penolakan.
 
Seperti diketahui, sejak Senin, 2 November, puluhan orang yang mengatasnamakan warga Cileungsi dan ormas kepemudaan melakukan aksi penolakan terhadap truk sampah DKI di Jalan Raya Cileungsi, Bogor Timur, Jawa Barat.
 
Mereka hanya mendapatkan bau sampah dan jalanan yang hancur imbas dari truk sampah DKI. Selama beraksi, warga sudah mengusir ratusan truk sampah dari DKI untuk memutar balik. Mereka melarang truk melintasi Cileungsi untuk mencapai Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Bantar Gebang, Bekasi, Jawa Barat.


(FZN)


Video /