Lenovo Bikin Ponsel di Indonesia, Pabriknya di Serang

Insaf Albert Tarigan    •    04 November 2015 23:00 WIB
lenovo
Lenovo Bikin Ponsel di Indonesia, Pabriknya di Serang
Lenovo memulai fabrikasi smartphone di pabrik TDK di Serang, Banten.

Metrotvnews.com, Jakarta: Pemerintah sudah menetapkan aturan Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) minimal  sebesar 30 persen untuk smartphone 4G LTE FDD akan berlaku mulai 1 Januari 2017. TKDN memaksa semua vendor untuk membikin produknya di Indonesia. Karena itu, Lenovo Indonesia, hari ini, Rabu (4/10/2015), mengumumkan akan memulai fabrikasi smartphone di Indonesia.

President Mobile Business Group Lenovo, Xu Dong Chen, mengatakan, pihaknya telah menggandeng TDK sebagai mitra lokal, dan akan merakit dua ponsel 4G LTE di pabrik yang berlokasi di Serang, Banten. Kedua ponsel tersebut adalah Lenovo A6010, penerus A6000 dan Lenovo A2010.

Menariknya, kedua ponsel tersebut akan mereka pasarkan dengan harga sekitar Rp1 jutaan. Kata Chen, kapasitas pabrik di Serang mampu memproduksi 75 ribu sampai 150 ribu unit ponsel per bulan. "Inilah pabrik pertama kami yang berada di luar Tiongkok. Untuk saat ini, produksinya akan fokus untuk pasar Indonesia," kata Chen.

Selain karena aturan TKDN, kata Chen, pembuatan smartphone di Indonesia merupakan bentuk komitmen jangka panjang Lenovo terhadap Indonesia. Beberapa komponen lokal dalam kedua produk Lenovo tersebut antara lain, penutup bagian belakang, TP LCD, PCBA, baterai, sekrup, kamera utama dan lain-lainnya.

"Untuk saat ini, kandungan lokalnya masih 20 persen, namun akan meningkat mejadi 30 persen pada tahun 2017. Kami mendukung TKDN," ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, pemerintah, yang diwakili Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara, Menteri Perdagangan Thomas Lembong dan Menteri Perindustrian Saleh Husin menyatakan dukungannya terhadap pabrik Lenovo.

"Pada tahun 2014, kebutuhan ponsel Indonesia mencapai 60 juta unit. Tentunya semuanya diimpor. Pemrintah ingin itu dikurangi dengan fabrikasi di Indonesia. Tentu yang dilakukan Lenovo sejalan dengan keinginan pemerintah," kata Saleh Husin.

"Kami berharap, Lenovo juga akan membangun toko online di Indonesia, dengan domain .id, sehingga ada nilai tambah untuk kita," katanya.

Sementara itu, Country Manager Lenovo Indonesia, Adrie R Suhadi menjelaskan, fabrikasi ponsel merupakan langkah pertama dari rencana jangka pendek mereka di Indonesia. Dalam kurun 1-3 tahun ke depan, Lenovo juga hendak mendesain aplikasi pre-loads lokal, dan membuka toko serta layanan cloud di Indonesia.



Sebagai informasi, Lenovo pertama kali memasuki pasar Indonesia pada 11 Oktober 2005 dengan status di bawah kendali perwakilan Lenovo Singapura. Pada tahun 2012, Lenovo berkembang menjadi unit yang lebih besar sehingga setara dengan cabang mereka di Singapura. Pada tahun 2015, status Lenovo meningkat lagi dan berada langsung di bawah Lenovo Asia Pasifik.

Berdasarkan data IDC, Lenovo saat ini merupakan vendor ponsel 4G LTE dengan pagsa pasar terbesar di Indonesia, 19,2 persen dan pemimpin dalam penjualan produk melalui online dengan 27,4 persen.


(ABE)

Suporter Bertindak Rasis, AS Roma Terancam Sanksi
Rasisme dalam Sepakbola

Suporter Bertindak Rasis, AS Roma Terancam Sanksi

23 hours Ago

Suporter AS Roma tirukan suara monyet ke arah Antonio Rudiger, bek Chelsea saat kedua tim bentr…

BERITA LAINNYA
Video /