Istana Emoh Komentari Guyonan Netizen Soal Video Jokowi

Desi Angriani    •    05 November 2015 01:57 WIB
jokowi
Istana Emoh Komentari Guyonan Netizen Soal Video Jokowi
Sekretaris Kabinet Pramono Anung. (Foto: MI/Panca)

Metrotvnews.com, Jakarta: Istana emoh mengomentari guyonan netizen terkait video berdialog bahasa Inggris yang menghadirkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam sebuah forum di Brookings Institution Amerika. Video diambil dalam lawatan Jokowi ke Amerika beberapa waktu lalu.

"Tanya kepolisian," kata Sekretaris Kabinet Pramono Anung di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (4/11/2015).

Menurut kader PDI Perjuangan ini, Polri memiliki kewenangan untuk menyikapi komentar yang kerap mengolok-olok Presiden Jokowi di media sosial. Pramono menyebut, nama-nama pelaku yang membuat video guyonan itu sudah dikantongi.

"Ya itu domainnya di kepolisian. Mereka yang tau. Tapi yang jelas nama-nama itu sudah diketahui," beber mantan anggota DPR ini.

Sekedar informasi, sebuah tayangan Youtube berdurasi 5.47 menit menampilkan dialog Presiden Joko Widodo dalam bahasa inggris. Saat itu Jokowi menghadiri sebuah forum di Brookings Institution Amerika.

Dalam video tersebut, Presiden Jokowi meminta Menteri Luar Negeri Retno Lestari Marsudi dan Menteri Perdagangan Thomas Lembong untuk menjawab pertanyaan peserta forum.

Aksi tersebut menimbulkan sejumlah tanggapan negatif. Sehingga video tersebut disajikan dalam bentuk olok-olok terhadap Jokowi.


(REN)

Suporter Bertindak Rasis, AS Roma Terancam Sanksi
Rasisme dalam Sepakbola

Suporter Bertindak Rasis, AS Roma Terancam Sanksi

2 days Ago

Suporter AS Roma tirukan suara monyet ke arah Antonio Rudiger, bek Chelsea saat kedua tim bentr…

BERITA LAINNYA
Video /