Ketua Komisi VIII: Tidak Ada Larangan Pendirian Rumah Ibadah

Anggitondi Martaon    •    05 November 2015 11:22 WIB
dpr ads
Ketua Komisi VIII: Tidak Ada Larangan Pendirian Rumah Ibadah
Ketua Komisi VIII Saleh Partaonan Daulay -- MI/M Irfan

Metrotvnews.com, Jakarta: Tidak ada pihak yang boleh melarang pembangunan tempat ibadah, karena bertentangan UUD 1945 dan Pancasila. Pernyataan tersebut dilontarkan Ketua Komisi VIII Saleh Partaonan Daulay terkait Surat Edaran (SE) Bupati Manokwari Nomor 450/456 Tanggal 1 November ‎2015, tentang penghentian pembangunan masjid di Kabupaten Manokwari.

"Tidak ada yang boleh menghalangi umat beragama untuk mengamalkan ajaran agamanya, termasuk diantaranya mendirikan rumah ibadah‎. Selama pembangunan tersebut sesuai dengan Undang-Undang yang belaku" kata Saleh, Rabu (4/11/2015).

‎Menurut Saleh, Pancasila dan UUD 1945 mengizinkan setiap warga Indonesia untuk mengamalkan ajaran agamanya masing-masing dan tidak boleh dihalangi pihak mana pun. Kedua dasar kehidupan sosial masyarakat Indonesia itu juga memerintahkan kepada negara untuk menjamin pendirian rumah ibadah, demi menjamin kebebasan beragama.

"Secara khusus itu termaktub dalam sila pertama Pancasila dan Pasal 29 UUD 45‎," ujar Saleh.

Politikus PAN ini juga mengimbau umat Islam, sebagai mayoritas di Indonesia, tidak melarang umat agama lain mendirikan tempat ibadah. Sepanjang pembangunan tersebut telah memenuhi aturan perundang-undangan yang berlaku.

"Hal yang sama semestinya juga dilakukan umat beragama lain, meskipun pembangunan itu berada di wilayah di mana umat Islam menjadi minoritas,” tutur Saleh.


(NIN)

Suporter Bertindak Rasis, AS Roma Terancam Sanksi
Rasisme dalam Sepakbola

Suporter Bertindak Rasis, AS Roma Terancam Sanksi

2 days Ago

Suporter AS Roma tirukan suara monyet ke arah Antonio Rudiger, bek Chelsea saat kedua tim bentr…

BERITA LAINNYA
Video /