Barang Jarahan Bajing Loncat Senilai Rp2,5 Miliar

Muhammad Khoirur Rosyid    •    05 November 2015 20:01 WIB
pencurian
Barang Jarahan Bajing Loncat Senilai Rp2,5 Miliar
Ilustrasi. Foto: Antara

Metrotvnews.com, Sidoarjo: Pembajak truk atau dikenal bajing loncat mendapatkan banyak uang dari aktivitas ilegalnya. Ini diketahui saat Satreskrim Polres Sidoarjo, berhasil membekuk komplotan bajing loncat yang sudah beraktivitas sejak 2009 hingga 2015. Total mereka mengumpulkan barang jarahan senilai uang Rp2,5 miliar.

Barang-barang hasil jarahan itu antara lain rokok, kopi, gula, susu, dan aneka makanan. Semuanya adalah hasil jarahan komplotan berjumlah tujuh orang ini. Mereka berhasil dibekuk pada 30 Oktober lalu.

Kasatreskrim Polres Sidoarjo AKP Ayub Diponegoro Azhar mengatakan barang-barang jarahan itu semula disimpan di pusat pergudangan di Margomulyo, Kota Surabaya, Jawa Timur. “Agar aman dari kejaran petugas dan tidak diketahui masyarakat, para tersangka selalu berpindah-pindah gudang,” kata mantan Kasatreskrim Polres Gresik ini, Kamis (5/11/2015).

Dijelaskan Ayub, setelah menyimpan barang-barang jarahan dari pergudangan Margomulyo, para tersangka memboyongnya ke komplek pergudangan di wilayah Tropodo, Kabupaten Sidoarjo.

“Tersangka baru menempati pergudangan itu sekitar tiga bulan. Rencananya di pergudangan itu para tersangka akan mengontrak selama satu tahun,” kata dia.

Barang-barang hasil jarahan tersebut selanjutnya akan dijual secara eceran ke para pedagang di pasaran. Dari penjualan itu tersangka meraup keuntungan ratusan juta hingga miliaran rupiah.

Ayub menambahkan, untuk empat tersangka yang belum tertangkap, pihaknya bersama anggota Satreskrim Polres Sidoarjo terus memburu. “Masih diselidiki dan kami dalami. Tersangka masih dalam pantauan anggota,” katanya.


(UWA)


Nostalgia Kiper Klub Liga Inggris di Piala AFF 2018
Piala AFF 2018

Nostalgia Kiper Klub Liga Inggris di Piala AFF 2018

13 minutes Ago

Kembalinya Etheridge ke Piala AFF ditandai dengan hasil positif. Filipina berhasil meraih kemen…

BERITA LAINNYA
Video /