Dirut Pelindo II Sebut Pengkritik Hanya Punya Data dari Satu Sumber

Anggitondi Martaon    •    06 November 2015 07:57 WIB
pelindo
Dirut Pelindo II Sebut Pengkritik Hanya Punya Data dari Satu Sumber
Direktur Utama Pelindo II, R.J Lino. Foto: ANTARA/Reno Esnir.

Metrotvnews.com, Jakarta: Direktur Utama (Dirut) PT Pelindo II RJ Lino menyayangkan pihak yang mengkritik langkah Pelindo II dalam melakukan perpanjangan kontrak dengan perusahaan asing Hutchinson Port Holding.

Lino menilai, pihak yang mengkritik hanya melihat dan mengkaji data dari satu pihak, tanpa membandingkan dengan data dari pihak Pelindo.

"Selama ini informasi yang didapat semua dari serikat pekerja, semua orang enggak pernah nanya kepada kita," kata Lino dalam acara Primetime News Metro Tv, Kamis (5/11/2015).

Oleh karena itu, Lino meminta agar pihak yang mengkritik, seperti Menko Maritim Rizal Ramli dan Pansus Pelindo II untuk mengkaji data yang dikeluarkan oleh PT Pelindo II.

Menurutnya, data analisa keuangan PT Pelindo II terkait kerja sama dengan Hutchison Port Holding dikeluarkan perusahaan analisis terbaik, yaitu Deutsche Bank.‎ Sehingga, Lino meyakini keuntungan yang diperoleh oleh negara nantinya sudah tepat dan tidak akan melenceng.

"Dia kasih rekomendasi angka yang bisa dipertanggungjawabkan, sehingga angka-angka yang diterima pak Rizal Ramli, Pansus, itu harus dilihat angka-angka kita," ungkap Lino.‎

Selain itu, berdasarkan data yang dikeluarkan oleh Serikat Pekerja PT Jakarta International Container Terminal (JICT), jika terminal peti kemas JICT dikelola sendiri oleh anak bangsa, maka akan memberikan keuntungan negara hingga Rp30 triliun lebih.

Sebaliknya, Lino meyakini jika terminal bongkar muat dikelola oleh pihak asing, negara berpotensi akan kehilangan pendapatan sebesar USD160 juta pertahun atau merugi hingga tiga koma miliar dolar Amerika dalam jangka waktu 20 tahun.


(DEN)


Video /