Kabareskrim Janji Bawa Kasus Pelindo II ke Pengadilan

Lukman Diah Sari    •    06 November 2015 13:07 WIB
pelindo
Kabareskrim Janji Bawa Kasus Pelindo II ke Pengadilan
Anang Iskandar (kiri) bersama Pimpinan sementara KPK Taufiequrrachman Ruki dan Jaksa Agung Muda Pidana Khusus Widyo Pramono, Senin (19/10/2015). Antara Foto/Nyoman Budhiana

Metrotvnews.com, Jakarta: Badan Reserse Kriminal Polri memastikan dugaan kasus korupsi di PT Pelindo II akan masuk ke pengadilan. Penyidik butuh waktu untuk menyelesaikan berkas perkara kasus ini.

Kepala Bareskrim Komjen Anang Iskandar di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat (6/11/2015), mengatakan, pihaknya berkoordinasi dengan Komisi Pemberantasan Korupsi. Sebab, KPK juga sedang menyelidiki dugaan korupsi di PT Pelindo.

Penyidik Bareskrim menggeledah kantor R.J. Lino untuk mencari dokumen pengadaan 10 unit mobile crane, Agustus lalu. Dalam kasus ini, Direktur Operasi dan Teknik Pelindo II Ferialdy Noerlan ditetapkan Bareskrim sebagai tersangka.

Di KPK proses hukum dugaan korupsi di PT Pelindo II masih dalam tahap pengumpulan bahan dan keterangan.

Anang menolak menjelaskan sudah sejauh mana proses hukum dugaan kasus korupsi di perusahaan yang dipimpin Richard Joost Lino ini. Dia hanya menegaskan, "Kasus ini pasti kami bawa ke pengadilan, tapi butuh waktu."

Penyidikan dugaan korupsi di PT Pelindo II dimulai saat Bareskrim dipimpin Komjen Budi Waseso. Sebulan setelah penyidik Bareskrim menggeledah kantor Pelindo II, Waseso digeser ke Badan Narkotika Nasional.

Isu yang berkembang saat itu, Waseso diganti salah satunya karena mengacak-acak kantor PT Pelindo II. RJ Lino sangat terusik saat Bareskrim menggeledah kantornya.

Lino menghubungi Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Sofjan Djalil, mengadukan penggeledahan itu. Suasana pun menjadi gaduh. Setidaknya itu penilaian Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Luhut Binsar Panjaitan.

Beberapa hari sebelum pencopotan Waseso dari jabatan Kabareskrim, Luhut mengingatkan, Polri harus memperbaiki pola komunikasi dalam penyampaian informasi terkait kasus korupsi.

"Pemberantasan korupsi harus dilakukan dengan cara-cara yang tidak boleh bikin gaduh," kata Luhut.


(TRK)


Chelsea Jumpa Barcelona, Conte antara Senang dan Sedih
Jelang Chelsea vs Barcelona

Chelsea Jumpa Barcelona, Conte antara Senang dan Sedih

9 hours Ago

Manajer Chelsea Antonio Conte antusias jelang bentrok dengan Barcelona pada leg pertama 16 besa…

BERITA LAINNYA
Video /