Jatah Menteri untuk PAN Dianggap Logis

M Rodhi Aulia    •    06 November 2015 19:40 WIB
reshuffle kabinet
Jatah Menteri untuk PAN Dianggap Logis
Politikus PDI Perjuangan Eva Kusuma Sundari/MI/Susanto

Metrotvnews.com, Jakarta: Politikus PDI Perjuangan Eva Kusuma Sundari tak memandang aneh jika Partai Amanat Nasional (PAN) mendapat jatah kursi menteri dalam reshuffle jilid II. Menurut Eva, masuknya partai baru pendukung pemerintah pasti memiliki konsekuensi logis berupa kompensasi.

"Tapi aku enggak ngerti siapa-siapanya (yang akan dijadikan menteri) dan berapa yang diminta. Tapi menurutku logis," kata Eva di kawasan Proklamasi, Jakarta Pusat, Jumat (6/11/2015).

Mantan anggota DPR RI periode 2009-2014 ini menilai wajar Presiden Joko Widodo mengundang petinggi partai politik membicarakan isu terkini, termasuk perombakan kabinet.

"Silakan dimusyawarahkan. Siapa yang mau mengalah, siapa yang tidak. Rapatnya harus intensif," ujar dia.

PAN menjadi partai anggota Koalisi Merah Putih (KMP) yang belakangan kencang menyatakan diri sebagai pendukung pemerintah. Namun, partai pimpinan Zulkifli Hasan ini tak bersedia disebut keluar dari KMP.


(OJE)


Video /