Proyek Infrastruktur Harus via Tender, Kecuali..

Dheri Agriesta    •    06 November 2015 19:57 WIB
infrastruktur
Proyek Infrastruktur Harus via Tender, Kecuali..
Ilustrasi -- ANTARA FOTO/Wahyu Putro

Metrotvnews.com, Jakarta: Wakil Presiden Jusuf Kalla mengatakan proyek infrastruktur harus melalui proses tender. Hanya proyek yang ditunjuk langsung oleh Presiden Joko Widodo dan disetujui bersama, yang tak melewati proses itu.

"Infrastruktur tuh harus tender terkecuali khusus yang ditunjuk Presiden dengan harga yang disetujui bersama. Katakanlah, kereta api atau apa. Tapi itu harus lewat beauty contest," kata JK, di Istana Wakil Presiden, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat (6/11/2015).

Kata JK, pengadaan barang dan jasa sebenarnya telah diatur dalam Keputusan Presiden nomor 80 tahun 2003 tentang pedoman pelaksanaan pengadaan barang dan jasa pemerintah. Kini, telah ada Peraturan Presiden Nomor 4 tahun 2015 tentang perubahan keempat atas peraturan Presiden Nomor 54 tahun 2010 tentang pengadaan barang dan jasa pemerintah.

Dalam Perpres Nomor 4 2015 disebutkan, syarat penunjukan langsung untuk unit layanan pengadaan (ULP) ialah paket pengadaan barang/pekerjaan konstruksi/lainnya paling tinggi Rp100 miliar. Sementara untuk jasa konsultasi paling tinggi Rp10 miliar.

JK mengatakan, ada tiga hal yang tidak boleh melalui proses tender. Proyek dalam keadaan darurat, harga di bawah 200 miliar, dan harga yang telah ditentukan pemerintah. "Yang lainnya musti tender," kata dia.

JK sadar, skema penunjukan langsung dan tender tak akan luput dari permainan sejumlah pihak. Oleh karena itu, pemerintah akan meminta Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BKPP) untuk mengkaji proyek itu terlebih dulu.

"Diaturlah, katakanlah mau penunjukan langsung bangun jembatan, bikin tower harganya dikaji dulu oleh Departemen dan BPKP. Ditentukan dulu harganya, bangun jembatan sekian meter sekian harganya. Baja begini harganya. Itu penentuan awal dulu baru karena suplaynya terbatas baru ditunjuk. Kalau suplainya banyak enggak boleh," pungkas JK.


(AHL)


Lawan Uji Coba Timnas U-22 Tidak Harus Klub Besar
Persiapan Piala AFF U-22

Lawan Uji Coba Timnas U-22 Tidak Harus Klub Besar

6 hours Ago

Indra Sjafri membantah bahwa Timnas U-22 akan beruji coba melawan Persija Jakarta dan Persebaya…

BERITA LAINNYA
Video /