Piala Jenderal Sudirman

Tinggalkan Lapangan Saat Laga, Klub Terancam Denda Rp500 Juta

Kautsar Halim    •    06 November 2015 19:51 WIB
piala jenderal sudirman
Tinggalkan Lapangan Saat Laga, Klub Terancam Denda Rp500 Juta
Klub meninggalkan lapangan saat laga masih berlangsung diancam denda Rp500 juta (Foto: Antara/NOVA_WAHYUDI)

Metrotvnews.com, Jakarta: Presiden Direktur Mahaka Sports Hasani Abdulgani menginginkan keberlangsungan turnamen sepak bola Piala Jenderal Sudirman (PJS) lebih baik dari Piala Presiden 2015. Makanya, bakal ada sanksi berat dijatuhkan kepada klub peserta jika tidak bersedia bertanding atau walk out (WO).

Saat perempat final Piala Presiden 2015 bulan lalu, sempat tercoreng dengan aksi WO klub Persebaya United yang saat itu bernama Bonek FC. Namun, Hasani tidak akan mengkhawatirkan kendala itu terulang lagi, meski Surabaya United kembali menjadi peserta di PJS.

"Klub yang mengundurkan diri (WO) akan kena denda Rp500 juta. Meski itu hak tiap klub untuk mundur, tapi sekarang kami punya hak untuk menagih mereka," kata Hasani, yang juga Ketua Pelaksana PJS dalam jumpa pers di Century Park Hotel, Jakarta, Jumat (6/11/2015).

"Jika kesulitan untuk menagihnya, saya akan ditemani pasukan Panglima untuk menagihnya," ujarnya sambil melempar canda.

Kick-off pertama PJS akan dimulai di Stadion Kanjuruhan, Malang, Selasa 10 November mendatang. Klub Arema Cronus kontra Persegres Gresik akan memainkan laga pembuka PJS, dan bertepatan dengan Hari Pahlawan tersebut.

Turnamen PJS diselenggarakan di tiga kota besar, Denpasar, Malang dan Surabaya. Turnamen diikuti 14 tim papan atas Indonesia, ditambah PS TNI.


(RIZ)


Video /