Pilkada Surabaya 2015

Pertanyaan Jebakan Jadi Andalan Kedua Pasangan Calon

Amaluddin    •    06 November 2015 23:32 WIB
pilkada serentak
Pertanyaan Jebakan Jadi Andalan Kedua Pasangan Calon
Suasana debat kedua pilkada Kota Surabaya. Foto: Metrotvnews.com/Amaluddin

Metrotvnews.com, Surabaya: Pertanyaan jebakan dilontarkan dua pasangan calon pemilihan kepala daerah Kota Surabaya saat sesi tanya-jawab dalam debat publik kedua yang digagas KPU Kota Surabaya.

Debat dengan tema Memperkokoh NKRI dan Wawasan Kebangsaan itu menginspirasi mereka untuk melontarkan pertanyaan yang berhubungan dengan sejarah.

Kesempatan pertama diambil pasangan Rasiyo-Lucy Kurniasari. Rasiyo menanyakan ke Tri Rismaharini-Whisnu Sakti Buana terkait isi sebuah buku sejarah Surabaya. Namun, Risma mampu menjawabnya.   

Hal yang sama juga dilakukan Risma-Whisnu. Whisnu menguji pasangan Rasiyo-Lucy dengan melontarkan pertanyaan lokasi makam Sawunggaling dan warisan budaya. Rasiyo mampu menjawab, bahkan mengaku sempat mengunjungi makam itu.

Rasiyo sedikit terpeleset saat menyatakan Sawunggaling dimakamkan di Lidah Kulon. "Makam Sawunggaling di Lidah Wetan, bukan di Lidah kulon," kata Whisnu membantah pernyataan Rasiyo.

Rasiyo kembali terjebak saat mengkritisi patung Cak Durasim yang tidak terawat. Whisnu membalik pertanyaan itu, "bukankah itu kewenangan pemprov Jatim," kata dia. Rasiyo merupakan mantan Sekretaris Daerah pemprov Jatim.

Debat yang berjalan sekitar 1,5 jam ini dipandu Rektor Universitas Airlangga Prof. M. Nasih.


(UWA)