KBRI Kuala Lumpur Tangani Kasus WNI Terduga Teroris

LB Ciputri Hutabarat    •    07 November 2015 08:50 WIB
wni
KBRI Kuala Lumpur Tangani Kasus WNI Terduga Teroris
Ilustrasi

Metrotvnews.com, Jakarta: Direktur Perlindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia (PWNI-BHI) Lalu Muhammad Iqbal memastikan pemerintah perwakilan Indonesia di Malaysia sudah menangani kasus penahanan Warga Negara Indonesia (WNI) terduga teroris Hadi Yahya Assegaf. Iqbal menyebut kasus Hadi sudah ditangani sejak pertama kali penahanan dilakukan.

"Yang jelas kasus ini sejak kejadian tanggal 24 September sudah ditangani oleh Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Kuala Lumpur," terang Iqbal, Sabtu (7/11/2015).

Hingga saat ini, pemerintah Indonesia masih melakukan upaya terbaik menangani kasus ini. Hal serupa juga diungkap Kepala Badan Nasional Penanggulangan Teroris (BNPT) Saud Usman Nasution.

Menurut Saud, pihaknya sudah berkoordinasi langsung dengan Pemerintah Malaysia untuk mengkonfirmasi keadaan Hadi. "Kita lagi koordinasi dan kerjasama dengan mereka (Pemerintah Malaysia)," ungkap Saud.

Hadi merupakan pengusaha minyak di Yaman asal Indonesia. Ia sempat menetap di Malaysia untuk mengurus kepergiannya ke Yaman. Namun, seorang warga Malaysia setempat melaporkan dirinya sebagai bagian dari teroris Al-Qaeda.

Tak mengerti dengan apa yang terjadi, Hadi pun ditahan pemerintah Malaysia dengan alasan kepemilikan buku yang berhubungan dengan teroris. Ayah Hadi, Habib Sayid Yahya Assegaf yang juga merupakan mantan staf khusus Badan Intelejen Negara untuk Timur Tengah di era SBY menduga ada motif lain dibalik penahanan anaknya tersebut.


(OJE)


Video /