Suara Ulama Soal Pembentukan Provinsi Madura

Agus Josiandi    •    07 November 2015 11:43 WIB
madura mau jadi provinsi
Suara Ulama Soal Pembentukan Provinsi Madura
Diskusi yang mengarah ke pembentukan provinsi Madura. Foto: Metrotvnews.com

Metrotvnews.com, Pamekasan: Aliansi Ulama Madura (AUMA) mengaku setuju jika Madura menjadi provinsi. Mengingat banyak potensi yang dimiliki pulau garam itu. Namun, mereka menilai tak harus disegerakan, mengingat minimnya persiapan menuju pemekaran.

Sekretaris AUMA, K.H. Fadholi M. Ruham mengatakan Madura memiliki sumber daya alam yang memadai, seperti minyak dan gas yang dinilai tidak kalah dengan daerah yang lain. "Madura kurang apa, pelabuhan sudah bagus, bandara sudah ada, tinggal memperbesar saja," kata dia, Sabtu (8/11/2015).

Sementara dari sumber daya manusia, Fadholi menilai  sudah banyak tokoh Madura yang menjadi tokoh nasional dan memiliki kompetensi di bidangnya. Namun, ia tidak setuju jika Madura mendeklarasikan diri menjadi provinsi dalam waktu dekat. Pasalnya, langkah tersebut dianggap sporadis dan tanpa ada persiapan yang matang. "Sebagian besar ulama saya yakin tidak setuju," ujar dia.

Ditemui terpisah, K.H. Hasani Zubair, pengelola Ponpes Nurul Cholil Bangkalan, juga berpendapat serupa. Dirinya mendukung pemekaran Madura menjadi Provinsi. Kendati demikian, Hasani mengatakan bahwa langkah menuju provinsi Madura harus lebih taktis dan tidak serampangan.

"Saya setuju karena ini baik bagi pembangunan Madura. Akan tetapi harus dilakukan secara taktis, tidak serampangan," ujar kiai muda ini.

Lebih lanjut, pria yang juga ketua GP Ansor ini mengatakan pemekaran Madura menjadi provinsi akan berdampak pada tergenjotnya pembangunan, baik pembangunan infrastruktur maupun sumber daya manusia.


(UWA)

Rekam Jejak Indonesia di Piala Asia U-16
Timnas U-16

Rekam Jejak Indonesia di Piala Asia U-16

18 hours Ago

Terhitung dari 17 kali penyelenggaraan yang sudah berlangsung. Indonesia hanya mampu lolos ke p…

BERITA LAINNYA
Video /