ICW Nilai Yasonna Layak Diganti

Yogi Bayu Aji    •    07 November 2015 13:09 WIB
reshuffle kabinet
ICW Nilai Yasonna Layak Diganti
Menkumham Yasonna Hamonangan Laoly----Ant/Yudhi Mahatma

Metrotvnews.com, Jakarta: Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia, Yasonna Hamonangan Laoly, jadi sasaran kritik pegiat antikorupsi. Yasonna dinilai pantas diganti dalam kocok ulang kabinet mendatang.

Koordinator Divisi Korupsi Politik Indonesia Corruption Watch Donal Fariz menyebut, Yasonna punya dosa terkait pemberantasan korupsi.

"Baru jadi menteri, langsung mengevaluasi Peraturan Pemerintah pengetatan remisi karuptor," kata Donal dalam diskusi bertajuk "Reshuffle Datang, Parpol Tegang" di Warung Daun, Jalan Cikini Raya, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (7/11/2015).

Evaluasi tersebut, kata dia, berimbas besar pada pemberantasan kejahatan kerah putih ini yang jadi melempem. Dia mencontohkan Jimmy Rimba Rogi dan Yusak Yaluwo yang mendapat remisi di kasus korupsi. Jimmy dan Yusak tak sadar dan malah menikmati remisi yang diberikan untuk meraih hasrat kekuasaan dengan maju menjadi calon Wali Kota Manado. Sementara Yusak maju menjadi calon bupati Boven Digoel.

"Kalau pengetatan remisi, mereka enggak akan bisa maju," sebut dia.

Donal menambahkan, kedua napi ini bisa bebas bersyarat kendati belum membayar uang pengganti. Hal ini jelas membuat negara rugi dua kali. Sebab, kasus yang menjerat dua mantan napi tersebut menyebabkan kerugian Rp100 miliar.

Lantaran itu, Donald menyebut, Yasonna pantas diganti. Apalagi belakangan terungkap Yasonna telah membangkang perintah Presiden Joko Widodo untuk menghentikan upaya revisi Undang-Undang Komisi Pemberantasan Korupsi.


(TII)

Alves tak Terkejut dengan Performa Menawan Neymar
Paris Saint-Germain vs Celtic

Alves tak Terkejut dengan Performa Menawan Neymar

19 hours Ago

Neymar berhasil menyarangkan sepasang gol ke gawang Celtic  pada menit ke-9 dan menit ke-2…

BERITA LAINNYA
Video /