Daging Sapi di Solo bisa Picu Kanker

Pythag Kurniati    •    07 November 2015 13:39 WIB
daging sapi
Daging Sapi di Solo bisa Picu Kanker
Sapi-sapi yang digembalakan di TPAS Putri Cempo, Solo, Jawa Tengah. (Metrotvnews.com/Pythag Kurniati)

Metrotvnews.com, Solo: Ribuan sapi bebas berkeliaran mencari makan di sekitar 13 hektar lahan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Putri Cempo, Solo, Jawa Tengah. Meski tampak gemuk dan sehat, daging sapi di situ mengandung timbal. Berbahaya jika dikonsumsi. 

Menurut staf kantor TPA Putri Cempo, Mulyadi sapi-sapi itu merupakan milik warga sekitar TPA Putri Cempo. Warga terbiasa melepaskan sapi di sana untuk memakan sampah. “Jumlah seluruhnya lebih dari seribu ekor,” ungkap Mulyadi, Sabtu (7/11/2015).

Sapi-sapi pemakan sampah tersebut bahaya jika dikonsumsi. Pasalnya, mereka memakan segala sampah termasuk sampah mengandung logam.

Salah seorang dosen Fakultas MIPA Universitas Sebelas Maret Solo, Pratono pernah melakukan uji daging sapi mengandung timbal (Pb) dengan AAS (Atomic Absorbtion Spectophotometry).

Dari hasil pengujian tersebut diketahui bahwa daging sapi pengkonsumsi sampah di Putri Cempo mengandung timbal melebihi ambang batas. Yakni mengandung lebih dari 2 ppm logam.

“Padahal berdasarkan SK BPOM, HK 00.06.1.52.4011 tahun 2009, daging olahan yang boleh dikonsumsi maksimal hanya mengandung 1 ppm logam," katanya.

Jika daging mengandung timbal dikonsumsi akan menimbulkan berbagai macam efek samping. Seperti sakit kepala, cepat marah, sakit perut, muntah, anemia, berat badan tidak normal, dan susah konsentrasi.

“Dalam jangka waktu lama bisa menyebabkan kanker,” tutur dosen kelahiran Banjarmasin, 30 Oktober 1954 ini.


(SAN)

Video /