IPW: Hukum Mati Oknum Polisi yang Perkosa Perempuan!

Damar Iradat    •    08 November 2015 23:47 WIB
pemerkosaan
IPW: Hukum Mati Oknum Polisi yang Perkosa Perempuan!
Ketua Presidium IPW, Neta S. Pane. Foto: MI/Ramdani.

Metrotvnews.com, Jakarta: Indonesia Police Watch (IPW) menyayangkan tindakan perkosaan terhadap seorang perempuan, S (22), yang dilakukan satu anggota Polri. IPW mendesak, jika terbukti bersalah, pelaku layak diganjar hukuman mati.

Seorang oknum polisi itu diduga anggota Polsek Kalideres bernama Dedi Aleksander Sinaga, 33. Ia merupakan satu dari empat pelaku pemerasan dan pemerkosaan terhadap S di sebuah hotel. Dedi dinilai telah melakukan lima kejahatan luar biasa yang sangat memalukan institusi Polri.

"Jika benar, yang bersangkutan harus dijatuhi hukuman mati. Sebab anggota Polsek Kalideres ini sudah melakukan lima kejahatan yang luar biasa, yang sangat memalukan institusi Polri," kata Ketua Presidium IPW, Neta S. Pane, lewat rilis yang diterima Metrotvnews.com, Minggu (8/11/2015).

Lima kejahatan yang diduga dilakukan Dedi dan kawan-kawannya yakni, merekayasa kasus, melakukan kriminalisasi, menfitnah bahwa korban adalah bandar narkoba, memperkosa, dan merampok harta benda korbannya.

"Sangat memprihatinkan, jika seorang anggota polisi yang seharusnya melindungi masyarakat justru melakukan lima kejahatan yang brutal," tegas Neta.

Menurutnya, hukuman yang pantas buat pelaku adalah hukuman mati. Hal ini harus dilakukan agar ada efek jera.

"Sehingga anggota polisi lainnya tidak mengikuti tindakan negatif yang dilakukan Brigadir Dedi," ujarnya.

Dengan diskresi dan kekuasaan yang dimilikinya, seorang anggota polisi bisa melakukan apa saja atas nama hukum, termasuk melakukan penggeledahaan meski korban tidak terindikasi apa pun dalam kejahatan. Untuk menghindari tindakan sewenang-wenang ini, anggota polisi memang perlu diawasi secara ketat.

Kendati demikian, sering kali atasan mereka abai sehingga anggota polri tersebut melakukan tindakan semena-mena. Tindakan tersebut bisa sangat mencoreng harkat dan martabat institusi Polri.

Dedi diduga melakukan aksi bejatnya bersama tiga rekan lainnya. Korban, S, diperkosa di Hotel Jasmin, di kawasan Karawaci, Tanggerang, setelah sehari sebelumnya, pelaku juga meminta uang sejumlah Rp1 juta kepada korban.

Saat ini kasus tersebut ditangani oleh pihak Polsek Tamansari. Kapolsek Tamansari, AKBP Suwarno mengatakan jika kasus tersebut masih dalam pengembangan.


(DRI)

Ronaldo: Real Madrid Tidak Takut PSG
Liga Champions 2017--2018

Ronaldo: Real Madrid Tidak Takut PSG

1 day Ago

Cristiano Ronaldo menegaskan dia dan rekan setimnya tidak takut jika harus berhadapan dengan Pa…

BERITA LAINNYA
Video /