Masyarakat harus Lebih Berhati-hati saat Berpendapat

Muhammad Khoirur Rosyid    •    09 November 2015 15:39 WIB
polri
Masyarakat harus Lebih Berhati-hati saat Berpendapat
Ilustrasi internet, Ant - Lukisantrio

Metrotvnews.com, Surabaya: Masyarakat harus lebih berhati-hati saat berbicara dan mengungkapkan pendapatnya. Kapolda Jawa Timur Irjen Polisi Anton Setiadji mengingatkan itu menyusul Mabes Polri menerbitkan surat edaran (SE) tentang ujaran kebencian (hate speech).

“SE dengan Nomor SE/06/X/2015 itu telah disosialisasikan kepada seluruh instansi Polri di wilayah hokum Polda Jatim,” kata Anton Setiadji, di Surabaya, Senin (9/11/2015).

Dijelaskan Anton, dalam SE tersebut tidak ada regulasi baru. Intinya, SE tersebut merupakan gabungan dari KUHP dengan UU Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE). SE mengacu pada KUHPyang mengatur pasal penghinaan, pencemaran, penistaan, perbuatan tidak menyenangkan, menghasut, menyebarkan berita bohong dan melakukan provokasi.

“SE tersebt intinya meminta masyarakat lebih berhat-hati lagi dalam berbicara. Tidak ada regulasi baru,” katanya.

Masyarakat, kata Anton, harus lebih berhati-hati saat menyampaikan aspirasi, baik melalui lisan maupun tulisan di sosial media.

Bila itu terjadi, Anton mengatakan polisi akan mempertemukan kedua pihak terlebih dulu. Polisi akam memediasi dan menemukan solusi untuk kedua pihak. Jadi, polisi tak serta merta menjerat pelaku hate speech dengan hukum.
 


(RRN)


Bungkam Malaysia, Vietnam Juara Piala AFF 2018
Leg II FInal PIala AFF 2018

Bungkam Malaysia, Vietnam Juara Piala AFF 2018

29 minutes Ago

Gelar itu diraih usai membungkan Malaysia 1-0 pada leg kedua babak final di My Dinh National St…

BERITA LAINNYA
Video /