Politisi Yakin Target Pertumbuhan 7% Bakal Tercapai

Ade Hapsari Lestarini    •    09 November 2015 15:40 WIB
ekonomi indonesia
  Politisi Yakin Target Pertumbuhan 7% Bakal Tercapai
Ilustrasi. MI/Galih Pradipta

Metrotvnews.com, Jakarta: Presiden Joko Widodo dinilai bakal mampu mencapai target pertumbuhan ekonomi nasional tujuh persen. Sebab, ada tren perbaikan ekonomi yang ditunjukkan pemerintahan di bawah presiden yang kerap disapa Jokowi itu.

Namun, Anggota DPR dari Fraksi Golkar Mukhamad Misbakhun mengungkapkan jika Jokowi harus menghadapi warisan permasalahan ekonomi di era Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Pada 2014, pertumbuhan ekonomi hanya 5,1 persen atau meleset dari target 5,5 persen dalam APBN Perubahan 2014.

Hal ini menanggapi serangan ke Jokowi yang dianggap terlalu muluk-muluk mengumbar janji bakal bisa mencapai target pertumbuhan ekonomi hingga tujuh persen. Banyak pihak bahkan meragukan Jokowi bisa melampaui kinerja Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Misbakhun menambahkan, saat Jokowi dilantik pada 20 Oktober 2014 atau pada kuartal IV 2014, maka pada kuartal III-2014, pertumbuhan ekonomi sudah dalam tren terus menurun.

"Kalau dapat warisan pertumbuhan ekonomi lima persen dengan tren terus menurun, maka membuat melompat menjadi tujuh persen pada tahun awal pemerintahan itu mustahil," ujar dia seperti dikutip melalui akun Twitternya @MMisbakhun, Senin (9/11/2015).

Menurutnya, tren penurunan itu jelas tidak bisa serta-merta disulap dari lima persen menjadi tujuh persen. 

"Kondisi global sedang melambat. Regional juga ke imbasnya," urainya.

Misbakhun menambahkan, tantangan bagi pemerintahan Jokowi memang tak mudah. Misalnya, Jokowi harus dimulai dengan APBN yang disusun oleh pemerintahan sebelumnya.

Begitu memimpin pemerintahan, Jokowi juga harus menyusun ulang APBN 2015 menjadi APBN Perubahan 2015. RAPBN-P 2015 yang diajukan Januari 2015 baru disetujui Februari.

Selanjutnya, pemerintahan Jokowi membuat kebijakan fiskal yang berbeda di APBN Perubahan 2015. Usulan pemerintah Jokowi kala itu adalah memperbesar ruang fiskal dan menggenjot  belanja modal infrastuktur. 

“Dalam sitauasi sektor swasta mengalami pelambatan maka pertumbuhan di dorong oleh belanja modal infrastuktur pemerintah,” tulis Misbakhun.

Politikus Golkar yang duduk di Komisi XI DPR itu merinci, pertumbuhan ekonomi kuartal I memang anjlok ke 4,7 persen. Selanjutnya, pertumbuhan ekonomi kuartal II juga tergerus menjadi 4,67 persen. Namun, pada kuartal III ternyata angkanya menanjak menjadi 4,73 persen.

Meski kenaikannya tak seberapa, tapi Misbakhun menilainya sebagai catatan positif. Sebab, pertumbuhan ekonomi memang tak bisa dipaksa melompat dengan kondisi saat ini. 

"Pertumbuhan ekonomi tidak bisa dipaksa melompat," kata dia.

Misbakhun menambahkan, tim ekonomi pemerintahan Jokowi memang harus membuat tren penurunan menjadi melandai. Tahap berikutnya adalah menaikkannya secara perlahan.

"Saat ini tren penurunan pertumbuhan ekonomi sudah bisa diatasi dengan baik oleh tim ekonomi. Langkah berikutnya bertahap menaikkannya,” paparnya.

Misbakhun bahkan menyebut pemerintahan saat ini mulai bisa mengatasi persoalan defisit pada APBN sebelumnya. Yakni defisit perdagangan, defisit transaksi berjalan, defisit neraca pembayaran dan defisit anggaran.

Dengan tim ekonomi pemerintahan saat ini, Misbakhun meyakini Jokowi bakal bisa memenuhi janji-janji kampanyenya. Terlebih masih ada sisa waktu empat tahun lagi bagi pemerintahan Jokowi. 

"Masih ada waktu untuk mewujudkan pertumbuhan ekonomi sesuai janji kampanye," imbuhnya.

Karenanya Misbakhun juga mengajak publik lebih objektif dalam menilai kinerja ekonomi pemerintah.  Sebab, masih banyak yang terjebak pada pada nuansa pertarungan saat pemilihan presiden lalu.

 "Objektivitas penting untuk memberikan apresiasi kepada tim ekonomi Presiden Jokowi yang cukup sukses menahan tren penurunan pertumbuhan ekonomi," pungkas dia.




 


(SAW)


Bungkam Malaysia, Vietnam Juara Piala AFF 2018
Leg II FInal PIala AFF 2018

Bungkam Malaysia, Vietnam Juara Piala AFF 2018

31 minutes Ago

Gelar itu diraih usai membungkan Malaysia 1-0 pada leg kedua babak final di My Dinh National St…

BERITA LAINNYA
Video /