Pekerja Tiongkok Lebih Pilih Boneka Seks Ketimbang PSK

Willy Haryono    •    11 November 2015 17:42 WIB
peristiwa unik
Pekerja Tiongkok Lebih Pilih Boneka Seks Ketimbang PSK
Sebuah boneka seks digunakan seorang pria di Tiongkok. (Foto: Getty)

Metrotvnews.com, Beijing: Sejumlah pria di Tiongkok, yang merantau dari tempat tinggalnya untuk bekerja di kota-kota besar, lebih memilih membeli boneka seks ketimbang menyewa jasa pekerja seks komersial (PSK). 

Alasannya, mereka dapat tetap menyalurkan kebutuhan biologis tanpa perlu merasa bersalah karena tidur dengan wanita lain. 

Ribuan pekerja di Tiongkok meninggalkan kampung halaman mereka untuk bekerja di kota. Mereka biasanya hanya pulang pada saat akhir pekan, atau bahkan satu hingga dua kali dalam sebulan. 

Rasa sepi kerap merundung, dan banyak pekerja yang merasa memerlukan pendamping tidur, namun tidak ingin berselingkuh. Salah satu dari pekerja itu adalah Liu, seorang desainer otomotif berusia 29 tahun. 

Liu telah menikah selama lebih dari satu dekade dan telah dikaruniai seorang anak. Dia tidak ingin berselingkuh - tapi tetap ingin menyalurkan hasrat seksualnya. 



"Jujur saya, lebih mudah membayarkan sedikit uang untuk mendapat seorang wanita di Tiongkok. Tapi saya tidak bisa berselingkuh, jadi saya tidak pernah mempertimbangkan hal tersebut," kata Lii kepada The Japan Times, seperti dikutip Mirror.co.uk, Selasa (10/11/2015). 

Karena hal tersebut, Liu memutuskan membeli sebuah boneka seks. Harganya cukup fantastis, yakni hingga GBP1.400 atau setara Rp29 juta. "Sebagai seorang desainer, saya memerhatikan detail. Jadi, saya beberapa kali menggunakannya(boneka seks)," tutur Liu.

Yi Jiange, seorang penjual di Micdolls, toko alat bantu seksual di Beijing, menceritakan pengalamannya dalam menjual boneka seks. Ia mengaku sebagian besar kliennya adalah kaum profesional yang berusia antara 30 hingga 40 tahun. 

"Jika ada seorang pria yang sudah menikah dan menolak menyewa PSK, untuk kemudian membeli sebuah boneka seks, bukankah itu suatu hal yang mengagumkan?" ujar Jiange. 





Jiange mengatakan ada juga beberapa kliennya yang menjalin ikatan batin dengan boneka seks. Mereka menyebut diri mereka sebagai "sahabat boneka" dan kerap membagi pengalaman seksual mereka di forum-forum dunia maya.


(WIL)

Video /