Hadapi MEA, Pengusaha Besar Jangan Caplok Usaha Kecil

Ade Hapsari Lestarini    •    11 November 2015 18:50 WIB
mea 2015
Hadapi MEA, Pengusaha Besar Jangan Caplok Usaha Kecil
Menteri Koperasi dan UKM Puspa Yoga (Tengah) bersama dengan Wali Kota Tangerang Arief Wismansyah (sebelah kiri Menkop) dan Ketua Umum DPP LDII Abdullah Syam (Kanan Menkop) memainkan angklung sebagai tanda dibukanya seminar dan pameran UKM se ASEAN. dok: k

Metrotvnews.com, Jakarta: Usaha kecil dan menengah (UKM) perlu mendapatkan perhatian khusus dalam menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN. Para pelaku usaha ini merupakan salah satu penggerak ekonomi nasional.

Oleh sebab itu, pemerataan kesejahteraan perlu diimbangi dengan pertumbuhan ekonomi agar tidak terjadi kesenjangan antarpelaku usaha, yakni dengan meningkatkan UKM tersebut.

"Semangat yang digalakkan di sini haruslah semangat kebersamaan dan sinergi," ujar Menteri Koperasi dan UKM Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga dalam sambutannya di acara pameran dagang dan konfrensi ASEAN SME Partnership, seperti dikutip dalam siaran persnya, Rabu (11/11/2015).

Berangkat dari sana, sinergi pun perlu diterapkan antar pelaku usaha. Baik skala besar maupun skala kecil. Sehingga, saat perdagangan bebas itu terjadi, pengusaha skala besar tidak 'mencaplok' pengusaha kecil.

Maka dari itu, ASEAN SME Partnership digelar untuk menggalang kemitraan. Ketua Steering Comitee Abdullah Syam menambahkan, agar pihak yang terkait melihat MEA sebagai ajang kemitraan bukan kompetisi. Meski pada dasarnya MEA perlu daya saing, namun yang diharapkan adalah persaingan untuk meningkatan kualitas produk.

Tujuan acara ini digelar untuk mendorong terwujudnya kemitraan UKM antar ASEAN baik secara horizontal maupun vertikal. Menggalang kerjasama kemitraan baik usaha besar maupun kecil dan tidak ada yang dirugikan. Meningkatkan perdagangan internal ASEAN serta membangun networking. Sehingga negara-negara di ASEAN diharapkan mampu memperkuat UKM-nya melalui pengembangan kemitraan.

"Saya berharap peserta disini dapat membuat platform kerjasama dengan menjalin komunikasi yang baik dan membuka peluang," tambah  Dubes Indonesia untuk ASEAN Rahmat Pramono.


(SAW)


<i>Jersey</i> Prancis Masih Laris di Moskow

Jersey Prancis Masih Laris di Moskow

1 day Ago

Perhelatan Piala Dunia 2018 Rusia telah usai, namun tidak membuat Kota Moskow sepi. Kawasan suv…

BERITA LAINNYA
Video /