Mengaku Merugi, Godang Tua Minta Kontrak Bantar Gebang Dikaji Ulang

Damar Iradat    •    11 November 2015 19:12 WIB
sampah jakarta
Mengaku Merugi, Godang Tua Minta Kontrak Bantar Gebang Dikaji Ulang
Tempat Pengelolaan Sampah Terpasdu Bantar Gebang. (Foto: MTVN/LB Ciputri Hutabarat)

Metrotvnews.com, Bekasi: Pengelola Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantar Gebang, PT Godang Tua Jaya, meminta Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengkaji ulang kontrak yang telah disepakati. Kontrak tidak sesuai dengan rencana awal realisasi pengelolaan sampah di TPST Bantar Gebang.
 
Pengelola TPST Bantar Gebang, PT Godang Tua Jaya (GTJ) joint operation (JO) PT Navigat Organic Energy Indonesia (NOEI) mengaku kewalahan dengan kontrak yang ada saat ini.
 
"Kami minta kontrak dikaji lagi. Kami harap ada adendum, tapi sampai sekarang kajian belum dilakukan," kata Direktur Utama PT NOEI Agus Nugroho Santoso kepada Metrotvnews.com, Rabu (11/11/2015).
 
Menurut Agus, kontrak tidak sesuai dengan rencana awal realisasi pengelolaan sampah di TPST Bantar Gebang. Agus mengaku pengelola sempat direstrukturasi perbankan sampai tiga kali. "Kami tidak sekedar merugi, tapi merugi hebat," tegas Agus.
 
Sayangnya, Agus menolak memaparkan secara gamblang kerugian yang mereka alami. Agus menceritakan, kerugian diketahui setelah perusahaan diperiksa tiga auditor.
 
"Kami diaudit tiga kali. Pertama dari independen, kemudian dari Inspektorat DKI, lalu dari Badan Pemeriksa Keuangan," kata Agus.
 


(FZN)


<i>Jersey</i> Prancis Masih Laris di Moskow

Jersey Prancis Masih Laris di Moskow

4 hours Ago

Perhelatan Piala Dunia 2018 Rusia telah usai, namun tidak membuat Kota Moskow sepi. Kawasan suv…

BERITA LAINNYA
Video /